CdM Harap Emas Perdana Jadi Pelecut Semangat Tim Indonesia di Asian Games

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 25 Sep 2026, 13:19
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Zaki Islami
Editor
Bagikan
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Alwi Farhan (tengah) bersama rekan-rekannya berselebrasi usai Moh. Zaki Ubaidillah mengalahkan pebulu tangkis tunggal putra China Weng Hongyang pada final beregu Asian Games Aichi Nagoya 2026 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Nagoya, Aichi, Jepang, Kamis, 24 September 2026. Ubaidillah menang 2 gim langsung dengan skor 23-21, 21-13 sekaligus memastikan Indonesia meraih medali emas setelah unggul 3-2 dari keseluruhan lima pertandingan Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Alwi Farhan (tengah) bersama rekan-rekannya berselebrasi usai Moh. Zaki Ubaidillah mengalahkan pebulu tangkis tunggal putra China Weng Hongyang pada final beregu Asian Games Aichi Nagoya 2026 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Nagoya, Aichi, Jepang, Kamis, 24 September 2026. Ubaidillah menang 2 gim langsung dengan skor 23-21, 21-13 sekaligus memastikan Indonesia meraih medali emas setelah unggul 3-2 dari keseluruhan lima pertandingan (Antara)

Ntvnews.id, Nagoya Jepang - Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia Todotua Pasaribu berharap medali emas pertama Indonesia pada Asian Games 2026 dapat menjadi pemicu semangat bagi atlet-atlet Merah Putih yang masih menjalani pertandingan.

Medali emas tersebut diraih tim bulu tangkis beregu putra setelah mengalahkan China pada partai final di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Nagoya, Jepang, Kamis, 24 September 2026.

Todotua mengapresiasi perjuangan para pemain, pelatih, ofisial, serta pengurus Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) yang telah mempersiapkan tim untuk menghadapi ajang multicabang terbesar di Asia tersebut.

"Ahamdulillah emas pertama untuk Indonesia akhirnya datang dari bulu tangkis beregu putra. Indonesia Raya bisa berkumandang dan Merah Putih berkibar," kata Todotua di Nagoya, Jepang, Jumat, 25 September 2026.

Ia berharap keberhasilan tim bulu tangkis putra dapat menular kepada cabang olahraga lainnya sehingga para atlet semakin termotivasi untuk berjuang dan menyumbangkan medali bagi Indonesia.

Baca Juga: Bulu Tangkis Sumbang Emas Pertama Indonesia di Asian Games 2026

Pertandingan final berlangsung ketat. Indonesia sempat tertinggal 0-2 setelah kalah pada dua pertandingan pertama. Namun, para pemain Indonesia mampu bangkit dengan memenangi dua partai berikutnya sehingga kedudukan kembali imbang.

Penentuan juara kemudian berlangsung pada pertandingan kelima. Tunggal putra Mohammad Zaki Ubaidillah tampil sebagai penentu dan berhasil membawa Indonesia menang dengan skor akhir 3-2 atas China.

Todotua menilai perjuangan tim beregu putra tersebut menunjukkan sikap pantang menyerah meskipun berada dalam kondisi tertinggal.

Ia pun mengaku bangga terhadap keberhasilan para atlet bulu tangkis Indonesia yang mampu membalikkan keadaan hingga akhirnya merebut medali emas.

Menurut Todotua, pencapaian tersebut tidak terlepas dari kerja keras serta proses latihan panjang yang dilakukan para atlet bersama pelatih, ofisial, dan pengurus PBSI.

Baca Juga: Prabowo Apresiasi Emas Pertama Indonesia di Asian Games 2026: Terus Berjuang, Harumkan Nama Indonesia!

"Ketika berada dalam posisi tertinggal, kalian tetap percaya, terus berjuang, dan akhirnya membalikkan keadaan. Ini adalah semangat yang ingin kita lihat dari seluruh Tim Indonesia," kata Todotua.

(Sumber: Antara)

x|close