Guardiola Beri Dukungan untuk Manchester City di Tengah Kasus Finansial

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Okt 2026, 11:10
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pep Guardiola membawa Manchester City juara Liga Champions musim 2022/23 Pep Guardiola membawa Manchester City juara Liga Champions musim 2022/23 (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Pep Guardiola akhirnya menyampaikan sikapnya setelah Manchester City dinyatakan melakukan pelanggaran serius terhadap aturan finansial (FFP) Liga Inggris.

Mantan pelatih The Citizens tersebut menunjukkan dukungannya kepada klub yang pernah ditanganinya melalui unggahan di media sosial.

"Saya ingin setiap fan @ManCity tahu bahwa saya ada di sini, lebih dari sebelumnya. Saya selalu, sejak dulu dan akan selalu berada di belakang klub saya, pemilik, CEO saya, Ferran, para pemain, staf, Enzo (Maresca), dan kalian, para suporter kami yang luar biasa. Biarkan saya memperjelas: kita akan melewati ini bersama-sama. Saya mencintai kalian semua," tulis Guardiola melalui akun X miliknya pada Rabu.

Guardiola meninggalkan Manchester City pada akhir musim lalu setelah hampir 10 tahun menjadi pelatih klub tersebut. Posisinya kemudian digantikan oleh Enzo Maresca.

Baca Juga: Guardiola Buka Suara Soal Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City

Dukungan dari Guardiola itu disampaikan setelah Manchester City dinyatakan bersalah oleh komisi independen terkait pelanggaran aturan finansial.

Sebelumnya, Chief Executive Officer (CEO) Manchester City Ferran Soriano telah menyampaikan pesan kepada para staf melalui sebuah video pada Selasa. Dalam kesempatan tersebut, Soriano menolak temuan yang disampaikan komisi independen.

Selama menangani Manchester City sejak 2016, Guardiola mempersembahkan berbagai gelar untuk klub. The Citizens meraih enam trofi Liga Inggris, termasuk empat gelar secara berturut-turut, tiga Piala FA, lima Piala Liga Inggris, serta satu gelar Liga Champions.

Kasus yang diproses oleh Liga Inggris tersebut berkaitan dengan dugaan penggunaan kontrak komersial palsu. Kontrak tersebut diduga menjadi bagian dari skema untuk meningkatkan pendapatan sekaligus mengurangi besaran biaya yang dilaporkan.

Nilai dugaan pelanggaran itu mencapai lebih dari 900 juta pound sterling dan disebut berlangsung selama hampir satu dekade, tepatnya dari 2009 hingga 2018.

Baca Juga: Manchester City Kena Kasus, Erling Haaland Cabut?

Rentang waktu tersebut mencakup sebagian besar periode ketika Roberto Mancini dan Manuel Pellegrini masih menangani Manchester City.

(Sumber: Antara)

x|close