Final Hadapi Thailand, Herdman Antusias Adu Taktik dengan Hudson

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Okt 2026, 11:25
thumbnail-author
Muhamad Ridha
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
John Herdman John Herdman (IG PSSI)

Ntvnews.id, Jakarta - Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026. Pelatih John Herdman mengaku antusias menyambut pertandingan tersebut, terlebih ia akan berhadapan dengan Anthony Hudson yang memiliki pengalaman mengenalnya saat menangani Kanada.

Herdman dan Hudson sebelumnya berada di sisi berbeda ketika Timnas Kanada berhadapan dengan Amerika Serikat. Hudson saat itu merupakan bagian dari staf kepelatihan Amerika Serikat, sedangkan Herdman masih menjadi pelatih Kanada.

"Dia tahu bagaimana saya bermain. Dia mempelajari Kanada ketika kami menghadapi Amerika Serikat dalam banyak pertandingan," ucap Herdman dalam jumpa pers setelah kemenangan 9-2 atas Bangladesh di GBK, pada Kamis.

Herdman tercatat tiga kali menghadapi Amerika Serikat ketika masih menangani Kanada. Dari tiga pertandingan tersebut, timnya meraih satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.

Pertemuan berikutnya akan berlangsung di area teknis dengan posisi berbeda. Herdman akan memimpin skuad Garuda, sementara Hudson menjadi pelatih Timnas Thailand pada final yang digelar di GBK, Jakarta, pada Senin, 5 Oktober 2026.

"Dan ya, saya bersemangat. Akan menyenangkan berjabat tangan dengannya di area teknis dan melihat dua orang Inggris saling beradu taktik. Ini akan bagus," tutur Herdman mengenai pertemuannya dengan Hudson.

Baca Juga: Timnas Bantai Bangladesh 9-2, Ole Romeny Buka Suara

Selain mempersiapkan diri menghadapi Thailand, Herdman juga melihat perkembangan skuad Indonesia sepanjang turnamen. Menurutnya, tim masih berada dalam tahap membangun chemistry karena baru menjalani enam sesi latihan bersama.

Pelatih berusia 51 tahun itu menilai perkembangan tersebut terlihat dalam dua pertandingan terakhir. Indonesia sebelumnya mampu mempertahankan clean sheet saat bermain imbang 0-0 melawan Malaysia meski bermain dengan 10 pemain, sebelum kemudian mencetak sembilan gol ketika menghadapi Bangladesh.

"Saya pernah membawa tim meraih dua medali Olimpiade. Saya tahu bagaimana sebuah tim berkembang melalui turnamen. Itu membutuhkan waktu. Chemistry akan terbentuk," kata Herdman.

"Pada pertandingan kedua, kami melihat perjuangan untuk mempertahankan clean sheet. Dalam pertandingan ini, kami melihat perjuangan untuk mencetak gol," tambahnya.

Herdman turut merespons dukungan suporter Indonesia yang meneriakkan namanya setelah kemenangan besar atas Bangladesh. Meskipun mendapat sambutan positif dari para pendukung, ia menegaskan bahwa target yang ingin dicapai bersama skuad Garuda masih lebih jauh.

"Dan soal suporter yang meneriakkan nama saya, satu-satunya misi adalah (Piala Dunia) 2030. Ini baru satu langkah," pungkas Herdman.

Indonesia memastikan tiket ke final setelah mengalahkan Bangladesh dengan skor 9-2 sekaligus mengungguli Malaysia dalam produktivitas gol di Grup A.

Romeny Sebut Laga Lawan Bangladesh adalah yang Tergila dalam Kariernya

Ole Romeny <b>(X: Timnas Indonesia)</b> Ole Romeny (X: Timnas Indonesia)

Penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny, menyebut pertandingan melawan Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai laga paling gila sepanjang kariernya.

Romeny menjadi salah satu pemain penting dalam kemenangan telak 9-2 yang mengantarkan Garuda ke final.

"Ini pertandingan paling gila yang pernah saya mainkan. Luar biasa rasanya. Setiap kali kami mencetak gol, saya melihat ke arah bangku cadangan dan mereka berteriak, 'Satu lagi!' Mereka terus bilang, 'Satu lagi!'" kata Romeny usai pertandingan.

Pertandingan Indonesia melawan Bangladesh berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Kamis (1/10), pada laga terakhir Grup A. Kemenangan besar tersebut menjadi penentu kelolosan Indonesia ke final.

(Sumber: ANTARA)

Baca Juga: Justin Hubner Sebut John Herdman Layak Diapresiasi dan Dihormati

x|close