Ntvnews.id, Jakarta - Bek andalan Timnas Indonesia, Justin Hubner, membuat pengakuan mengejutkan usai membawa skuad Garuda merengkuh gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026. Ia mengungkapkan bahwa keluarganya sempat menerima sejumlah ancaman pembunuhan dari oknum warganet di media sosial selama dirinya berjuang membela tim nasional.
Pernyataan tersebut disampaikan Hubner di zona campuran (mixed zone) Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, usai laga final kontra Thailand pada Senin malam. Indonesia sukses keluar sebagai juara setelah menang dramatis lewat adu penalti dengan skor 4-2.
"Dan ada satu hal yang ingin saya sampaikan. Setelah semua ini, ada orang-orang dari negara-negara seperti Malaysia dan Vietnam yang banyak berbicara di media sosial. Mereka banyak memberikan ancaman pembunuhan kepada keluarga saya," ungkap Justin.
Kendati mendapat teror mental yang menyerang ranah pribadi keluarganya, bek berusia 23 tahun yang kini memperkuat klub Belanda, Fortuna Sittard, itu menegaskan bahwa gelombang ancaman tersebut tidak sedikitpun menyurutkan fokusnya di lapangan. Sebaliknya, hal itu justru menjadi pelecut semangat bagi dirinya dan rekan-rekan setim untuk membuktikan kapasitas Indonesia di atas lapangan hijau.
Bagi Hubner, cara paling elegan untuk membungkam segala bentuk teror dan cibiran tersebut adalah dengan mempersembahkan trofi juara bagi Indonesia.
"Satu-satunya hal yang bisa kami lakukan adalah menang dan menunjukkan kepada mereka siapa raja yang sebenarnya. Dan saya pikir kami sudah menunjukkannya hari ini," tegas pemain kelahiran Den Bosch tersebut. "Saya pikir negara-negara tersebut sekarang harus berhenti berbicara, karena ini Indonesia, anda tahu," imbuhnya.
Duel puncak antara Indonesia dan Thailand sendiri berjalan sangat sengit dan penuh drama. Sebelum ditentukan lewat adu penalti, kedua kesebelasan bermain imbang 2-2 hingga babak perpanjangan waktu berakhir.
Skuad Garuda sempat memecah kebuntuan pada menit ke-84 melalui eksekusi tendangan bebas Dean James yang sempat berbelok arah. Gol tersebut tercipta tak lama setelah Thailand harus bermain dengan 10 orang menyusul diusirnya Nicholas Mickelson akibat akumulasi kartu kuning.
Namun, keunggulan Indonesia tidak bertahan lama. Keunggulan jumlah pemain justru gagal dimanfaatkan dengan baik setelah Thailand berhasil menyamakan kedudukan tiga menit berselang lewat aksi Iklas Sanron, memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak extra time.
Memasuki babak tambahan waktu, publik SUGBK sempat terdiam ketika Thailand berbalik unggul 1-2 berkat gol Peeradol Chamratsamee pada menit ke-111. Beruntung, mentalitas pantang menyerah diperlihatkan anak asuh Garuda; empat menit kemudian, Elkan Baggott sukses mencetak gol penyeimbang yang memaksa laga berlanjut ke drama adu penalti.
Dalam babak penentuan tersebut, ketenangan para algojo penalti Indonesia memastikan kemenangan 4-2 sekaligus menyegel gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Sepanjang turnamen ini, Justin Hubner selalu dipercaya tampil sebagai starter dalam empat pertandingan yang dilakoni Timnas Indonesia. Kontribusinya di lini belakang terbilang krusial, ditambah catatan positif berupa satu gol dan satu assist yang dicetaknya saat Indonesia melumat Bangladesh dengan skor telak 9-2. Sejak mencatatkan debut resminya pada Januari 2024 menghadapi Libya, Hubner kini telah membukukan total 22 penampilan dan mengoleksi dua gol bersama Timnas Garuda.
(Sumber: Antara)
Justin Hubner (IG JUSTIN HUBNER)