Ntvnews.id, Jakarta - Mantan pelatih Timnas Vietnam, Park Hang Seo yang kini menangani klub Thailand yaitu Kanchanaburi FC mendapatkan serangan rasis saat menghadapi tuan rumah Pattaya United.
Laga tersebut harus berakhir imbang 2-2 dalam lanjutan Thai League 2 matchday kesembilan pada Minggu kemarin, 1 November 2026.
Kejadian ini ketika pertandingan sudah berakhir. Namun secara tiba-tiba Park Hang Seo mendekati tribun penonton dam meminta turun setelah pelatih asal Korea Selatan itu diduga mendapatkan serangan rasis.
View this post on Instagram
Seperti dilansir Chosun, Senin 2 November 2026, suporter tuan rumah Pattaya United beberapa kali melontarkan kata 'Kimichi' makanan khas Korea Selatan serta beberapa gestur rasis.
Baca Juga: Jadwal Liga Champions: MU Jumpa Roma, Barcelona Tantang Aston Villa
Setelah mendapatkan serangan tersebut, Park Hang Seo langsung marah hingga meledak-ledak dan menantang duel dengan sejumlah suporter yang melakukan rasis terhadap dirinya.
Atas insiden tersebut, Kanchanaburi FC langsung memberikan pernyataan bahwa tidak ada ruang di sepakbola bagi pelaku rasisme.
"Kami ingin menjadi bagian dari kampanye anti-rasisme. Karena sepak bola adalah olahraga yang menghubungkan orang-orang dari seluruh dunia. Tidak peduli siapa Anda, dari mana Anda berasal, atau apa warna kulit Anda, setiap orang berharga dan layak mendapatkan rasa hormat," pernyataan Kanchanaburi FC.
"Katakan tidak pada rasisme. Tidak ada diskriminasi, tidak ada perpecahan, hormati satu sama lain. Karena sepak bola seharusnya menjadi ruang persahabatan, solidaritas, dan kesetaraan," sambung pernyataan.
Park Hang Seo (X)