Timnas Indonesia Tetap Gelar TC Meski Batal Lawan Yordania di FIFA Matchday

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Nov 2026, 16:31
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis & Editor
Bagikan
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI Sumardji memberikan keterangan kepada awak media saat memantau latihan tim nasional Indonesia di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Minggu, 26 Juli 2026 Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI Sumardji memberikan keterangan kepada awak media saat memantau latihan tim nasional Indonesia di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Minggu, 26 Juli 2026 (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Indonesia, Kombes Pol. Sumardji, menyebut agenda FIFA Matchday November 2026 dapat dimanfaatkan untuk memantau sejumlah pemain yang diproyeksikan memperkuat Timnas Indonesia di Piala Asia 2027.

Hal tersebut menjadi salah satu opsi setelah pertandingan uji coba melawan Yordania dipastikan batal. PSSI sebelumnya memutuskan tidak melanjutkan pertandingan tersebut menyusul meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Pemain Timnas Indonesia mengangkat piala FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2026). Indonesia meraih juara setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti dengan skor 4-2.  <b>(Antara)</b> Pemain Timnas Indonesia mengangkat piala FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2026). Indonesia meraih juara setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti dengan skor 4-2. (Antara)

Meski demikian, Sumardji mengaku masih berupaya mencari lawan pengganti untuk mengisi kalender FIFA Match Day pada 9-17 November 2026.

"Ya kami tetap mengupayakan (mencari lawan) sampai dengan hari ini dan besok. Namun, jika memang tidak bisa, maka kami tetap akan melakukan TC sesuai dengan program yang sudah ada. Dan kami akan panggil beberapa pemain yang boleh dikatakan, satu perjalanan tidak padat di klubnya," kata Sumardji saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat.

Menurut Sumardji, pemusatan latihan tersebut bisa menjadi kesempatan untuk melihat lebih dekat kemampuan sejumlah pemain yang berpeluang masuk dalam skuad Garuda untuk Piala Asia 2027.

Baca Juga: Persib Bandung Kalahkan Liverpool dan Manchester City, Jadi Klub Tersibuk di Dunia

Pihaknya ingin memastikan pemain-pemain yang dipanggil benar-benar memiliki kualitas dan layak memperkuat Timnas Indonesia dalam turnamen sepak bola terbesar di Asia tersebut.

"Dan boleh dikatakan pemain yang memang sekarang ini perlu untuk kita lihat untuk lebih dekat lagi, sehingga kita bisa tahu bahwa pemain ini memang layak untuk memperkuat timnas pada Piala Asia 2027 nanti," imbuhnya.

Di sisi lain, PSSI masih menjajaki kemungkinan menggelar pertandingan persahabatan melawan Hong Kong. Sumardji mengungkapkan pihaknya telah melakukan komunikasi dengan Federasi Sepak Bola Hong Kong (HKFA), tetapi belum menerima jawaban resmi.

"Sampai dengan saat sekarang ini, semalam kami koordinasi kembali dengan Hong Kong, tetapi juga belum mendapatkan jawaban secara resmi," ungkap Sumardji.

Sebelumnya, Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Yordania di Stadion Internasional Amman pada 13 November 2026. Namun, pertandingan tersebut akhirnya dibatalkan setelah PSSI mempertimbangkan situasi keamanan di Timur Tengah.

Sementara itu, Piala Asia 2027 juga mengalami perubahan jadwal. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) memutuskan menggeser turnamen yang semula berlangsung pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027 menjadi 23 Desember 2027 hingga 21 Januari 2028.

Perubahan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keamanan dan kendala logistik akibat eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.