Ntvnews.id, Jakarta - Pameran kendaraan listrik Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 siap digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 29 Oktober hingga 1 November 2026.
Sebanyak 38 brand akan meramaikan pameran ini, menghadirkan beragam pilihan kendaraan listrik sekaligus memperkenalkan perkembangan teknologi mobilitas ramah lingkungan.
Dari total peserta, 15 brand berasal dari segmen mobil dan sepeda motor. Untuk kategori mobil, sejumlah merek yang berpartisipasi antara lain BYD, Chery, Danza, DFSK< MAB, MG, Polytron, dan Wuling.
Sementara itu, segmen sepeda motor akan diramaikan Alva, Honda, Indomobil, Polytron, Selis, dan United E-Motor. Kehadiran berbagai merek tersebut menunjukkan perkembangan elektrifikasi kendaraan yang semakin meluas, baik di segmen roda empat maupun roda dua.
Presiden Direktur PT Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, mengatakan pasar kendaraan listrik di Indonesia menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir.
Kondisi ini membuka peluang bagi industri otomotif untuk memperluas pasar sekaligus mendorong masyarakat beralih ke kendaraan listrik.
Menurut Daswar, pertumbuhan tersebut terlihat dari peningkatan penjualan kendaraan listrik di Indonesia.
"Pada 2024, penjualan mobil listrik hanya 99.000 unit. Pada 2025, penjualan sudah mencapai 150.000 unit dan sampai Agustus kemarin penjualan kendaraan listrik sudah mencapai 101.000 unit," kata Daswar di Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Melalui PEVS 2026, Dyandra Promosindo bersama Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) ingin memperluas pemahaman masyarakat mengenai kendaraan listrik.
Pameran ini menjadi wadah untuk mengenalkan berbagai produk, teknologi terbaru, serta perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Tak hanya menghadirkan beragam kendaraan listrik, PEVS 2026 juga akan menawarkan program cashback untuk pembelian kendaraan roda dua maupun roda empat.
Program ini sebelumnya mendapat respons positif dari konsumen dan diharapkan kembali menarik minat masyarakat untuk memiliki kendaraan listrik.
Ketua Umum Periklindo, Moeldoko. (Foto: Adiantoro/NTV)
Ketua Umum Periklindo, Moeldoko, mengapresiasi kerja sama dengan Dyandra Promosindo selama lima tahun terakhir dalam menyosialisasikan kendaraan listrik kepada masyarakat.
Menurutnya, peralihan dari kendaraan konvensional ke kendaraan listrik bukan sekadar perubahan teknologi, melainkan juga transformasi ide, konsep, mobilitas, hingga penggunaan energi.
Moeldoko menilai pemahaman masyarakat menjadi salah satu kunci untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik. Sebelum beralih, masyarakat perlu mengenal konsep, cara kerja, serta manfaat teknologi tersebut.
"Perubahan dari mobil biasa ke mobil listrik itu tidak mudah karena diawali dari ide dulu. Kalau idenya belum ketemu, orang akan sulit bergeser. Untuk itulah, melalui PEVS dan ditambah Periklindo Electric Vehicle Show, kita harapkan konsep tentang mobil listrik itu betul-betul dipahami," sebut Moeldoko.
Lebih lanjut, dia mengungkapkan, perkembangan kendaraan listrik berlangsung cepat seiring munculnya berbagai merek dan inovasi baru di pasar otomotif.
Karena itu, sosialisasi perlu terus diperkuat melalui kolaborasi antara penyelenggara pameran, pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat.
Moeldoko berharap upaya tersebut dapat mempercepat peralihan menuju mobilitas yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Dengan pemahaman yang semakin baik serta dukungan berbagai pihak, pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Pameran kendaraan listrik Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 29 Oktober hingga 1 November 2026. (Foto: Adiantoro/NTV)