Prabowo Singgung Koruptor dan Garong Kerap Menyerang Balik Saat Hukum Ditegakkan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Feb 2026, 15:54
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rencana terkait pembentukan Lembaga Pengelolaan Dana Umat. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rencana terkait pembentukan Lembaga Pengelolaan Dana Umat. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyebut kelompok koruptor dan garong kerap melakukan serangan balik setiap kali pemerintah berupaya menegakkan hukum.

Prabowo menegaskan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan, namun seluruh elemen bangsa harus berani bersatu dan bertekad untuk menghilangkan kemiskinan dari tanah air.

"Saudara-saudara sekalian bangsa kita masih menghadapi tantangan, kita akui kita harus bersama-sama berani bertekat untuk menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia," ucap Prabowo dalam acara pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu 7 Februari 2026.

"Kita tidak boleh takut, kita tidak boleh gentar, kita tidak boleh rendah hati, kita berani dan kita bersama-sama, kita akan berhasil menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia,” lanjutnya.

Baca juga: Prabowo: MUI Selalu Mengambil Peran Besar dan Menentukan Kehidupan Bangsa dan Negara

Lebih lanjut, Prabowo juga menyinggung kekayaan alam dan potensi besar yang dimiliki Indonesia. 

Menurutnya, setelah menjabat sebagai presiden, ia mempelajari berbagai data dan fakta yang menunjukkan betapa besarnya kekayaan bangsa Indonesia.

“Yang Maha Kuasa telah memberi kepada Bangsa Indonesia kekayaan yang luar biasa. Setelah saya menjadi presiden, saya mempelajari data-data, fakta-fakta, luar biasa kekayaan kita,” jelas Prabowo.

Meski demikian, Prabowo mempertanyakan kesiapan dan keberanian bangsa dalam menjaga serta mengelola kekayaan tersebut. 

Ia menekankan pentingnya keberanian untuk menghadapi kesulitan dan mengakui berbagai kelemahan yang masih dihadapi Indonesia.

“Apakah kita mampu? Apakah kita berani menjaga kekayaan itu? Apa kita berani menghadapi kesulitan? Apakah kita berani mengakui bahwa bangsa ini masih banyak kesulitan dan kelemahan,” bebernya.

Ia menambahkan, dirinya senantiasa mengajak seluruh bangsa, seluruh rakyat, terutama unsur pimpinan untuk bersatu menjaga Indonesia.

“Sekarang di hadapan majelis Ulama Indonesia, di hadapan saudara-saudara semua, sekali lagi saya menggugah, sekali lagi saya memohon, marilah kita bersatu, kita harus menjaga republik ini, kita harus menjaga kekayaan bangsa ita, kita harus berani memberantas korupsi dari bumi Indonesia,” tuturnya.

Baca juga: Prabowo Alokasikan Lahan 4.000 Meter Persegi di Depan Bundaran HI untuk Kantor MUI dan Ormas Islam

Prabowo kembali menekankan bahwa upaya pemberantasan korupsi bukanlah perkara mudah. 

Menurutnya setiap langkah penegakan hukum, selalu dihadapkan pada perlawanan dari kelompok-kelompok tertentu.

“Ini tidak ringan, tiap kali kita mau berantas, tiap kali kita mau menegakkan hukuman, kita mau menegakkan keadilan, kita mau menegakkan hukum, tiap kali kelompok koruptor, kelompok perampok-perampok ini, kelompok garong-garong ini menyerang balik,” papar Prabowo.

Ia menilai kelompok tersebut kerap memicu kerusuhan dan adu domba karena tidak menginginkan hadirnya pemerintahan yang bersih di Indonesia.

“Mereka selalu ingin bikin kerusuhan, selalu ingin adu domba di antara kita. Kenapa? Karena mereka tidak ingin ada pemerintahan yang bersih di bumi Republik Indonesia ini,” ucap dia.

Meski demikian, Prabowo menegaskan komitmennya untuk tetap teguh menegakkan hukum. 

“Tetapi saya telah disumpah di hadapan rakyat, saya disumpah untuk menegakkan hukum untuk menegakkan undang-undang dasar kita, untuk menegakkan segala perundang-undangan. Oleh karena itu saya tidak akan ragu-ragu, saya tidak akan mundur setapak pun,” tandasnya.

x|close