A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Gojek Hapus Program Langganan GoRide Hemat untuk Mitra Pengemudi - Ntvnews.id

Gojek Hapus Program Langganan GoRide Hemat untuk Mitra Pengemudi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Mei 2026, 17:24
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
(Dua dari kiri) Direktur Utama/CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Hans Patuwo memberikan keterangan dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa 19 Maret 2026. (ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira) (Dua dari kiri) Direktur Utama/CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Hans Patuwo memberikan keterangan dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa 19 Maret 2026. (ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira) (Antara)

Ntvnews.id , Jakarta - Platform layanan transportasi berbasis aplikasi Gojek memastikan akan menghentikan program langganan layanan GoRide Hemat bagi mitra pengemudi.

Kebijakan tersebut diumumkan sebagai langkah perusahaan dalam menyesuaikan diri terhadap Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 mengenai pemangkasan potongan pendapatan pengemudi ojek daring menjadi delapan persen.

Direktur Utama/CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, Hans Patuwo mengatakan penghentian program dilakukan setelah perusahaan melakukan evaluasi terhadap layanan GoRide Hemat yang telah diuji coba sejak November 2025 dan diperluas ke berbagai wilayah Indonesia pada Februari 2026.

“Gojek akan menghentikan skema langganan untuk mitra pengemudi,” kata Hans dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa 19 Mei 2026.

Baca Juga: Gojek Pastikan Tarif GoRide Tidak Naik Meski Potongan Aplikator Dipangkas

Hans menjelaskan hasil kajian perusahaan menunjukkan bahwa layanan GoRide reguler masih menjadi pilihan utama pelanggan dibandingkan GoRide Hemat.

“Setelah berjalan tiga bulan (sejak Februari 2026), kami melakukan kajian mendalam dan menemukan bahwa skema langganan ini perlu keseimbangan yang lebih baik bagi kesejahteraan mitra pengemudi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa penghentian program akan mulai berlaku dalam waktu dekat.

Selain menghentikan program langganan, Gojek juga menyatakan layanan GoRide Hemat nantinya akan mengikuti kebijakan pemangkasan potongan pendapatan aplikator menjadi delapan persen.

Menurut Hans, dampak kebijakan tersebut akan memunculkan penyesuaian harga bagi konsumen layanan GoRide Hemat, meski dalam skala terbatas.

Baca Juga:Gojek Ungkap Penyebab Sulitnya Dapat Driver di Akhir Ramadhan dan Jelang Lebaran

“Kami memastikan bahwa penyesuaian ini dilakukan secara terukur dan tetap mengutamakan keterjangkauan bagi masyarakat,” katanya.

Meski demikian, Hans memastikan tidak akan ada kenaikan tarif pada layanan GoRide reguler.

Ia menegaskan perusahaan tetap berupaya menjaga stabilitas layanan dan tanggung jawab terhadap pelanggan sekaligus memperhatikan kesejahteraan mitra pengemudi.

“Dan jangan lupa bahwa saat ini kalau kita bandingkan antara GoRide reguler dan GoRide Hemat, GoRide reguler itu masih digunakan lebih banyak pelanggan dibandingkan GoRide Hemat di Gojek pada saat ini,” ujar Hans.

(Sumber: Antara)

x|close