Pertamina Jelaskan Kenaikan Harga Pertamax: Timbang Harga Minyak Dunia dan Keekonomian

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Jun 2026, 09:38
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Adiantoro
Editor
Bagikan
Pemerintah lunasi dana kompensasi solar dan Pertalite tahun 2023 ke Pertamina senilai Rp43,52 triliu Pemerintah lunasi dana kompensasi solar dan Pertalite tahun 2023 ke Pertamina senilai Rp43,52 triliu

Ntvnews.id, Jakarta - Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga jual BBM non subsidi untuk produk Pertamax dan Pertamax Green. 

Penyesuaian harga ini diputuskan setelah dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator dan dilakukan sesuai mekanisme evaluasi berkala yang mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia serta harga pasar keekonomian.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa penyesuaian harga BBM non subsidi mengikuti regulasi yang berlaku dan merupakan bagian dari implementasi tata kelola energi yang bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara keberlangsungan bisnis, kualitas layanan, dan kepastian pasokan energi bagi masyarakat.

“Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah," ucapnya dalam keterangan tertulis, Rabu 10 Juni 2026.

Baca juga: Pertamax Naik, Ini Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina

"Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator, dan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat terus berjalan optimal,” lanjutnya.

Pertamina Patra Niaga senantiasa berupaya menjaga ketersediaan dan kualitas produk BBM di seluruh wilayah Indonesia, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.

“Kami memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina. Masyarakat dapat memperoleh informasi harga BBM terbaru melalui kanal resmi Pertamina, Pertamina Patra Niaga, maupun aplikasi MyPertamina,” jelasnya.

Sementara itu, dalam komitmennya melaksanakan tugas pendistribusian BBM Bersubsidi baik BBM jenis gasoline yaitu Pertalite dan BBM jenis gasoil yaitu Biosolar.

Adapun harga jual kedua produk bbm bersubsidi tersebut tetap dilayani dengan harga jual Pertalite Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.

Baca juga: Pertamina Harus Perkuat Eksplorasi dan Kemitraan Global, Ini Alasannya

Daftar Harga BBM Retail Non Subsidi melalui SPBU per 10 Juni 2026:

- Pertamax (RON 92): dari Rp12.300/liter menjadi Rp16.250/liter
- Pertamax Green 95 (RON 95): dari Rp12.900/liter menjadi Rp17.000/liter.
- Pertamax Turbo (RON 98): Rp20.750/liter (tetap).
- Dexlite (CN 51): Rp23.000/liter. (tetap)
- Pertamina Dex (CN 53): Rp24.800/liter. (tetap)

x|close