Pertamina Beberkan Alasan Harga Pertamax Naik Signifikan Jadi Rp16.250 Per Liter

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Jun 2026, 10:09
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Petugas duduk di dekat pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Asaya, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu 10 Januari 2026. Pemerintah menargetkan kewajiban pencampuran etanol 10 persen (E10) dalam bahan bakar mesin (BBM) akan diterapkan paling lambat pad Petugas duduk di dekat pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Asaya, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu 10 Januari 2026. Pemerintah menargetkan kewajiban pencampuran etanol 10 persen (E10) dalam bahan bakar mesin (BBM) akan diterapkan paling lambat pad (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - PT Pertamina Patra Niaga menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai 10 Juni 2026. Kenaikan ini membuat harga kedua jenis BBM non subsidi tersebut berubah cukup signifikan dibandingkan sebelumnya.

Harga Pertamax tercatat naik sebesar Rp3.950 menjadi Rp16.250 per liter, dari posisi sebelumnya Rp12.300 per liter. Sementara itu, Pertamax Green mengalami penyesuaian lebih besar, yakni naik Rp4.100 menjadi Rp17.000 per liter dari sebelumnya Rp12.900 per liter.

Penyesuaian harga ini dilakukan setelah dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator, serta mengikuti mekanisme evaluasi berkala yang mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia dan kondisi harga pasar keekonomian.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun menjelaskan bahwa penyesuaian harga BBM non subsidi dilakukan sesuai regulasi yang berlaku dan menjadi bagian dari implementasi tata kelola energi.

Baca Juga: Airlangga: Kenaikan BI Rate Jaga Stabilitas Ekonomi dan Perkuat Kepercayaan Pasar

"Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah," ujarnya dalam keterangan resmi, Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Ia juga menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan menjaga keseimbangan antara keberlangsungan bisnis, kualitas layanan, serta kepastian pasokan energi bagi masyarakat.

Di sisi lain, harga BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan. Pertalite tetap berada di level Rp10.000 per liter, sementara Biosolar dipertahankan pada harga Rp6.800 per liter.

Berikut daftar terbaru harga BBM Pertamina per 10 Juni 2026 yang berlaku di wilayah Jabodetabek:

  1. Solar subsidi Rp6.800 per liter
  2. Pertalite Rp10.000 per liter
  3. Pertamax Rp16.250 per liter
  4. Pertamax Green Rp17.000 per liter
  5. Pertamax Turbo Rp20.750 per liter
  6. Dexlite Rp23.000 per liter
  7. Pertamina Dex Rp24.800 per liter

x|close