DPR Sebut Naiknya Harga Pertamax Picu Peralihan Konsumen ke Pertalite

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Jun 2026, 13:34
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengakui kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax berpotensi mendorong inflasi. Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengakui kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax berpotensi mendorong inflasi. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Ntvnews.id, Jakarta - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengakui kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax berpotensi mendorong inflasi.

Kendati demikian, ia menjelaskan besaran dampaknya masih perlu dihitung lebih lanjut oleh pemerintah.

"Inflasi pasti kalau kenaikan BBM biasanya selalu akan diikuti dengan kenaikan inflasi. Berapa persennya itu kita belum tahu," ucap Misbakhun, Rabu 10 Juni 2026.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, Pertamax merupakan BBM yang banyak dikonsumsi masyarakat, sehingga penyesuaian harga berpotensi memengaruhi pola konsumsi pengguna kendaraan.

Baca juga: Pertamina Ajak Masyarakat Bijak Gunakan BBM di Tengah Kenaikan Harga Pertamax dan Pertamax Green

"Pertamax ini kan lebih banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Bukan BBM industri yang biasanya memberikan tekanan yang paling berat itu kan adalah BBM industry," lanjutnya.

Misbakhun juga mengakui adanya kemungkinan konsumen beralih ke BBM yang lebih murah, seperti Pertalite, setelah harga Pertamax naik.

"Pasti, orang kan begitu harga naik, orang kan mencari harga yang paling rendah," jelasnya.

Sebelumnya, pemerintah sempat menunda penyesuaian harga Pertamax meski harga Pertamax Turbo dan produk BBM nonsubsidi lainnya telah lebih dulu mengalami kenaikan.

"Sekarang kan Pertamax mulai dilakukan penyesuaian Harga," jelasnya.

Terkait langkah antisipasi, Misbakhun mengungkapkan pemerintah dan DPR telah mulai membahas kemungkinan pemberian stimulus untuk masyarakat yang terdampak kenaikan harga BBM tersebut.

Baca juga: Pertamina Beberkan Alasan Harga Pertamax Naik Signifikan Jadi Rp16.250 Per Liter

"Sudah didiskusikan, sedang lagi dilakukan upaya penghitungan apa yang nanti menjadi stimulus atau insentif. Yang pasti biasanya masyarakat yang menggunakan Pertamax itu kan masyarakat-masyarakat yang berimpitan dengan Pertalite. Nah kita ingin pastikan apa sih yang mereka butuhkan sebagai stimulus," tandasnya.

x|close