Jawa Timur Pimpin Transaksi KDKMP Nasional, Tembus Rp24,02 Miliar

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Jul 2026, 12:05
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono berbicara dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi (Harkop) ke-79 Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Pamekasan, Selasa, 21 Juli 2026 Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono berbicara dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi (Harkop) ke-79 Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Pamekasan, Selasa, 21 Juli 2026 (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengungkapkan bahwa Provinsi Jawa Timur menjadi daerah dengan nilai transaksi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) terbesar di Indonesia. Hingga saat ini, total transaksi KDKMP di provinsi tersebut telah mencapai Rp24,02 miliar.

“Jawa Timur membuktikan bahwa KDKMP mampu menjadi penggerak roda ekonomi yang nyata di tingkat tapak,” kata Ferry saat menghadiri puncak peringatan Hari Koperasi (Harkop) ke-79 Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Pamekasan.

Berdasarkan keterangan tertulis Kementerian Koperasi yang diterima di Jakarta pada Selasa, 21 Juli 2026, data Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa (Simkopdes) menunjukkan total transaksi KDKMP secara nasional sepanjang 2026 telah mencapai Rp62,12 miliar. Dari jumlah tersebut, Jawa Timur memberikan kontribusi terbesar dengan nilai transaksi Rp24,02 miliar.

Menurut Ferry, capaian tersebut merupakan hasil komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mempercepat proses pembentukan badan hukum KDKMP sekaligus mendorong koperasi agar segera beroperasi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga: Menkop Ajak Milenial dan Gen Z Mengenal Koperasi melalui Gen Coop Run

Sebagai bentuk penghargaan atas pencapaian itu, Kementerian Koperasi akan menganugerahkan penghargaan khusus kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada ajang Koperasi Award yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Juli 2026.

Ferry menjelaskan, penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas percepatan pembentukan badan hukum KDKMP serta keberhasilan pengembangan kinerja koperasi di Jawa Timur.

Di sisi lain, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan sektor koperasi bersama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berkontribusi sekitar 60 persen terhadap pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang mencapai 5,9 persen pada triwulan I 2026.

Khofifah juga menyebut Jawa Timur menjadi provinsi tercepat dalam pembentukan badan hukum KDKMP di Indonesia, dengan total 8.494 koperasi yang telah terbentuk.

Baca Juga: Menkop Sebut Gerai Sembako Jadi Unit Usaha KDKMP yang Paling Banyak Beroperasi

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Kabupaten Tuban menjadi daerah dengan performa transaksi KDKMP terbaik di Jawa Timur. Sebanyak empat KDKMP dari wilayah tersebut berhasil masuk dalam daftar 10 koperasi dengan nilai transaksi tertinggi di provinsi itu.

Bahkan, menurut Khofifah, akumulasi transaksi KDKMP di Tuban melampaui total transaksi koperasi di sejumlah provinsi lain, seperti Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten.

Secara keseluruhan, 10 KDKMP dengan transaksi terbesar di Jawa Timur membukukan nilai transaksi mencapai Rp14,05 miliar. Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Provinsi Jawa Timur turut menyalurkan hadiah uang pembinaan dengan total Rp1,9 miliar kepada 10 koperasi tersebut.

(Sumber: Antara)

x|close