Airlangga Beberkan Upaya Pemerintah Agar Nilai Rupiah Tak Melemah, Apa Itu?

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Mar 2025, 07:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Airlangga Hartarto Airlangga Hartarto (NTVnews.id/Deddy Setiawan)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa pemerintah berupaya mencegah pelemahan nilai rupiah dengan menjaga stabilitas harga ekspor serta melakukan deregulasi.

"Tentu ekspor harus terus jalan, kemudian deregulasi (sesuai) arahan Bapak Presiden, dan perizinan dipermudah sehingga impor ekspor lebih lancar," ujar Menko Airlangga saat menjawab pertanyaan wartawan usai menghadiri rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 26 Maret 2025.

Pada pembukaan perdagangan Rabu pagi di Jakarta, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami penguatan sebesar 8 poin atau 0,05 persen, naik menjadi Rp16.604 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.612 per dolar AS.

Baca Juga: Menko Airlangga: Rupiah Biasa Berfluktuasi, Secara Fundamental Kuat

Rupiah juga ditutup menguat 24 poin atau 0,14 persen menjadi Rp16.588 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.612 per dolar AS. Sementara itu, Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia hari ini turut menguat ke level Rp16.588 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.622 per dolar AS.

Menanggapi fluktuasi nilai rupiah dalam beberapa hari terakhir, Airlangga menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat. Hal ini didukung oleh cadangan devisa yang solid, neraca perdagangan yang positif, serta devisa hasil ekspor (DHE) yang kini seluruhnya disimpan di dalam negeri.

"Ya rupiah seperti biasa berfluktuasi, tetapi tentu kami lihat secara fundamental kuat, kemudian juga kami lihat nanti secara jangka menengah dan panjang," kata Menko Airlangga.

Di kesempatan terpisah namun masih di lokasi yang sama, Airlangga menyebut pelemahan rupiah dalam beberapa hari terakhir sebagai bagian dari dinamika pasar dan masih berada dalam batas wajar.

Baca Juga: Bertemu Prabowo, Menko Airlangga Laporkan Kawasan Ekonomi Khusus

"Ya 'kan ini harian 'kan, nanti kita lihat. Fundamental ekonomi kita kuat, pasar juga sudah rebound kemarin. Ekspektasi mengenai Rapat Umum Pemegang Saham Bank Mandiri dan Bank BRI juga baik outcome-nya," ujarnya saat ditemui sebelum rapat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.

Airlangga juga menegaskan bahwa pemerintah telah menetapkan kebijakan agar devisa hasil ekspor tetap berada di dalam negeri.

"Kita 'kan sudah melaksanakan yang namanya devisa hasil ekspor. Jadi, kita tidak ter-corner ke depan sehingga fundamental devisa hasil ekspor juga akan memperkuat posisi rupiah," kata Airlangga.

x|close