Ntvnews.id, Albuquerque - Sebuah penyakit yang ditularkan melalui hewan pengerat diduga menjadi pemicu wabah di kapal pesiar yang menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan beberapa lainnya jatuh sakit.
Virus yang dikenal sebagai hantavirus telah dikonfirmasi pada salah satu kasus. Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan bahwa penyelidikan menyeluruh masih berlangsung, termasuk serangkaian uji laboratorium tambahan untuk memastikan sumber wabah tersebut.
Kasus penyakit yang menyerang sistem pencernaan dan pernapasan sebenarnya bukan hal baru di lingkungan kapal pesiar. Kondisi yang padat dengan interaksi manusia dalam waktu lama membuat penularan penyakit menjadi lebih mudah. Umumnya, wabah semacam ini disebabkan oleh patogen yang sangat menular, terutama norovirus.
Baca Juga: WHO Tegaskan Hantavirus Tidak Berisiko Menyebar Luas dan Tak Perlu Pembatasan Perjalanan
Dilansir dari AP News, Selasa, 5 Mei 2026, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat, terdapat 23 kejadian wabah gangguan pencernaan di kapal pesiar yang singgah di pelabuhan AS sepanjang tahun lalu. Dari jumlah tersebut, 18 kasus diketahui disebabkan oleh norovirus.
Meski demikian, hantavirus bukanlah penyebab yang lazim ditemukan dalam kasus di kapal pesiar, dan virus ini juga tidak mudah menular dari satu orang ke orang lain.
Baca Juga: WHO Ungkap 6 Dugaan Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar yang Tewaskan 3 Orang
Secara historis, hantavirus telah dikenal selama ratusan tahun, dengan laporan wabah yang pernah terjadi di kawasan Asia dan Eropa. Namun, baru pada awal dekade 1990-an, jenis hantavirus yang sebelumnya tidak dikenal muncul di wilayah barat daya Amerika Serikat.
Virus ini kemudian diidentifikasi sebagai penyebab penyakit pernapasan serius yang kini dikenal sebagai sindrom paru hantavirus.
Ilustrasi virus. (Pixabay)