A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Istri Epy Kusnandar Jadi Korban Kekerasan Pria Tak Dikenal - Ntvnews.id

Istri Epy Kusnandar Jadi Korban Kekerasan Pria Tak Dikenal

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Jun 2026, 23:05
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Karina Ranau, Epy Kusnandar Karina Ranau, Epy Kusnandar (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Karina Ranau istri dari mendiang Epy Kusnandar mendadak curhat dan menjadi korban dugaan kekerasan oleh seorang pria tak dikenal di depan warung miliknya di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.

Kronologi tersebut terjadi pada Senin, 15 Juni, siang hari saat Karina hendak membuka warung makannya. Kejadian tersebut bermula dari seorang pria datang menggunakan sepeda motor dan hendak memesan makanan. 

Namun saat dihampiri, Karina Ranau dan karyawannya belum beroperasi dan bagian depan masih tertutup terpal karena baru akan dibuka sekitar 15 menit lagi. 

"Bapak sebentar ya Pak, kita bukanya sebentar lagi. Bapak tunggu dulu di tenda ya Pak, nanti kita panggil kalau sudah'. 'Nggak, ini aja mau sekarang aja pesannya'. Pokoknya dengan suasana tidak enaklah dari awal," tutur Karina Ranau, Rabu, 17 Juni 2026.

Di samping itu pria tersebut langsung memarkirkan motor di depan ruko orang lain, dan seketika Karina menegurnya karena takut menghalangi orang lewat.

"'Bapak, motornya bisa dipindahin dulu di sana ya Pak? Soalnya nggak enak'. 'Entar dulu kenapa sih, ngegas amat!' Ya keluarlah kata-kata itu, sambil nyamperin saya di sini," tuturnya.

Tak lama pria tersebut langsung menghampiri Karina Ranau dan mendorongnya dengan keras hingga Karina terjatuh ke jalanan.

"Ternyata dia nggak mukul, dia mendorong, dan mendorongnya kencang banget. Emosi yang dia bawa dari sana ke sini, saya didorong posisinya di sini, kencang banget sampai jatuh ke sana. Ya itu, saya juga syok sampai keliyengan gitu, sampai nggak tahu yang kebentur itu apa," jelasnya.

Usai insiden tersebut, Karina Ranau langsung melaporkan kejadian tersebut ke polisi dan membuat BAP dilanjut melakukan visum.

"Saya datang melapor dan memang prosedur di sana kita harus ikutin prosedurnya untuk bikin laporan. Untuk ngebawa orang juga harus ada sesuai BAP-nya, ada bukti visumnya apa segala macam. Jadi sudah sempat ke visum juga diantar sama Bapak Polisinya," pungkasnya.

Sejauh artikel ini diterbitkan, Karina masih menunggu hasil visum yang diperkirakan akan keluar dalam waktu satu minggu ke depan.

x|close