Ntvnews.id, Jakarta - Platform streaming WeTV Original mengumumkan proyek orisinal terbaru mereka yang berjudul "Sleeping With The Enemy". Digarap oleh rumah produksi Hitmaker Studios, series ini menjanjikan drama yang emosional dengan jajaran pemain papan atas, yakni Cinta Laura Kiehl dan Randy Martin, di bawah arahan sutradara kondang Rizal Mantovani.
Pada saat cast reveal, para pemain dan sutradara membagikan antusiasme serta tantangan dalam mempersiapkan series yang disebut memiliki kedalaman karakter yang luar biasa ini.
Bagi Randy Martin, proyek ini merupakan tonggak sejarah baru dalam kariernya. Selain menjadi kerja sama pertamanya dengan WeTV, ia juga kembali dipertemukan dengan tim produksi yang sudah ia kenal baik.
"Saya super excited. Kenapa? Karena ini project pertama bersama dengan WeTV, dan ini project kedua bersama dengan Hitmaker, dan ini project ketiga bersama Rizal Mantovani. Jadi saya super excited. Banyak hal baru dalam project ini dan dipertemukan dengan ensemble cast yang menurut saya sangat dekoratif dan beragam, dan sangat profesional. Jadi harapannya semoga kita bisa betul-betul menampilkan yang terbaik dengan ensemble cast yang ada di Sleeping With The Enemy," ungkap Randy di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, 15 Juli 2025.
Ia juga menambahkan bahwa genre ini merupakan tantangan baru baginya.
"Untuk genre seperti Sleeping with the Enemy ini pertama kali buat saya. Jadi seperti kata Pak Rizal tadi, sangat banyak layer-nya, gak hanya di cerita tapi setiap karakter itu punya layer-nya masing-masing. Gitu, jadi kita semua punya tugas untuk menggali itu dan bisa perform itu di screen," lanjutnya.
Di samping itu, Cinta Laura Kiehl yang memerankan karakter cukup kompleks dalam series ini, tak tanggung-tanggung, ia akan memainkan dua identitas sekaligus alias berperan ganda.
"Aku Cinta Laura Kiehl dan di sini peran aku sebenarnya ada dua, dan i'm so happy to be part of this project. Pertama karena produsernya adalah Pak Rocky Soraya, teman baik yang aku sangat percaya dan luar biasa bisa diajak diskusi dan sangat open dan membuat aku dan aku rasa semua cast sangat nyaman. Pertama kali juga kerjasama WeTV and I'm so freaking excited karena aku suka sekali dengan project Sleeping With The Enemy ini. Pertama kali juga kerjasama Mas Rizal, I've always wanted to work with you, so I'm so so happy that we get to work together," tutur Cinta.
Cinta juga mengaku sangat menyukai naskah series ini sejak pertama kali membacanya. Terkait persiapan, ia menyebutkan adanya workshop fisik yang cukup intens.
"Kalau terkait persiapan, kita udah emm ya cukup lama reading, ada workshop fighting juga, eh dan beberapa workshop lainnya. Eh aku suka dichallenge sama Rocky walaupun mungkin dari segi workshop fighting-nya aku pengennya lebih lama, biar percaya sama kita semua bisa mengeksekusi gerakan-gerakan yang cukup dramatis dan juga sulit. Tapi satu hal lagi, I love the script," ujar CInta penuh semangat.
"Dan jarang sekali aku bisa membaca sebuah script dan langsung suka. Jadi aku harap kita akan mengeksekusi series ini dengan baik dan nanti saat tayang bisa diterima dengan sangat baik oleh penonton di Indonesia maupun negara-negara lain," tambahnya.
Sutradara Rizal Mantovani menjelaskan bahwa Sleeping With The Enemy bukan sekadar drama biasa. Ia menyoroti sisi kerapuhan manusia yang dibungkus oleh penampilan luar yang kuat.
"Sangat senang dapat menjadi bagian dari project Sleeping With The Enemy ini. Sebuah series yang seru, sangat dramatik dan emosional. Eh secara khusus juga, senang mendapatkan ensemble cast ini yang menurut saya setelah kita tadi ada beberapa pertemuan, baca bareng, reading, dan juga workshop itu sangat membantu saya untuk bisa men-tweak karakter-karakter yang ada di dalam script di dalam tontonan itu," jelas Rizal.
"Karena di sini, sebenarnya karakter-karakter ini mereka flawed ya, mereka broken. Mungkin secara eksterior, secara fasad itu kelihatannya sangat kuat, sangat dominan, sangat bisa mengontrol semuanya, tapi di dalamnya itu jiwa mereka yang sangat-sangat rapuh. Kalau secara visual, ada satu kata yang saya dapatkan dari membaca script ini adalah 'edgy' ya. 'Edgy' yang mau saya coba bawakan secara visual, bukan hanya visual saja sih, karena karakter-karakter ini mereka secara harfiah juga dalam batas ini ya, jurang, edge, semuanya dalam batas edgy. Edgy itu adalah beda, edgy adalah memiliki distingtif sendiri, warna khas sendiri dari yang lain." jelasnya.
Salah satu hal menarik yang terungkap adalah bagaimana chemistry antara Cinta Laura dan Randy Martin dibangun. Meski sudah lama saling kenal, ini adalah kali pertama mereka beradu akting dalam satu proyek. Cinta pun menceritakan momen lucu saat proses test camera.
"Aku inget banget kita kemarin test cam, ada momen lah ya kita harus terlihat begitu bold di mata penonton. Dan Randi ngerasa 'Slept Randi... Randi tarik napas dulu... tenang-tenang...'" kenang Cinta sambil tertawa.
Cinta menekankan pentingnya rasa aman di lokasi syuting untuk membangun adegan yang intim dan profesional.
"Dan itu gak mudah ya, kita harus bener-bener ngerasa aman sama lawan main kita untuk bisa dibilang 'Eh kamu jangan takut kalau saya mau pegang-pegang tangan atau pengen deket, aku percaya kamu gak akan aneh-aneh kok, you're such a good guy jadi gak mungkin aneh-aneh.' Jadi paling yang utama juga itu sih kita perlu highlight bahwa environment pekerjaan di sini sangat-sangat baik dan kita tahu bahwa dari satu sama lain itu membuat kita juga jadi nyaman dan ready to go for it gitu, sangat profesional dan aman itu sih."
Proses syuting Sleeping With The Enemy akan segera dimulai dalam waktu dekat dan diharapkan dapat segera menyapa penggemar drama berkualitas di Indonesia maupun mancanegara.
Cast Reveal series terbaru WeTV Sleeping With The Enemy (NTVNews)