Ntvnews.id, Jakarta - Anya Geraldine mengungkapkan kondisi hatinya ketika berada di dalam persawat saat bertolak dari Singapura ke Jakarta.
Sabtu sore, Anya mengaku mendadak melow dan berurai air mata saat melihat awan dari dalam pesawat yang begitu indah hingga meneteskan air mata dan ternyata bersamaan dengan Vidi Aldiano menghembuskan napas terakhirnya.
"Beliau itu setahuku meninggal sore sekitar jam 16.30 lebih, dan di saat itu aku masih di pesawat. Aku enggak tahu kenapa di pesawat kemarin tiba-tiba air mata netes. Terus aku lihat awan, tiba-tiba rasanya peaceful sekali. Terus aku videoin awannya itu," kata Anya Geraldine ke awak media, 9 Maret 2026.
Siapa sangka jika momen Anya menangis tersebut ternyata berbarengan dengan waktu kematian Vidi, dimana bintang series Layangan Putus mengaku mengetahui kabar duka saat membuka ponsel setibanya di Jakarta.
"Pas aku lihat kamera roll di handphone, ya ampun, ini jam di mana aku netesin air mata. Enggak ada sebab, cuma ya gitu (merasa sedih," sambungnya.
Sebagai sahabat dekat Vidi, Anya mengaku sudah mengikhlaskan kepergian Vidi dan berharap keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan.
"Kalau dari aku secara pribadi, aku ikhlas. Aku yakin Vidi sekarang sudah berada di tempat yang lebih baik, yang lebih menenangkan, dan lebih bahagia di sana," ungkapnya.
Sebagai informasi, Anya merupakan salah satu selebriti sahabat dekat Vidi yang merasakan kehilangan atas kabar duka tersebut dan mengantarkan Vidi ke tempat peristirahatan terakhirnya.
Vidi Aldiano, Anya Geraldine (Instagram)