Inara Rusli Sampaikan Permintaan Maaf untuk Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Mar 2026, 15:50
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Inara Rusli Inara Rusli (YouTube )

Ntvnews.id, Jakarta - Unggahan terbaru Inara Rusli terkait video permintaan maafnya jelang hari Raya Idul Fitri, yang ia tujukan untuk Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi.

Dalam unggahan video tersebut, dalam permintaan maafnya ibu tiga anak itu menyinggung jika hidup dan mati seseorang tidak ada yang tahu. Ia tidak ingin menyimpan ganjalan di hati jika hal buruk menimpanya nanti.

"Dan pasti minta maaf juga untuk Insanul keluarga besar, dan Mawa beserta keluarga besar juga. Dengan segala kerendahan hati aku menyampaikan meminta maaf, maaf lahir batin," kata Inara Rusli, 17 Maret 2026.

Baca Juga: Inara Rusli Ngaku Alami Eksploitasi dan Ogah Pertahankan Insanul Fahmi

Dengan kesadaran penuh, Inara menuturkan permintaan maafnya sebagai sesama umat muslim karena sudah membuat gaduh hingga keadaan semakin kacau.

"Karena kita sebagai manusia pasti membutuhkan permintaan maaf dari orang lain. Dan kita nggak pernah tahu umur kita sampai kapan. Bisa jadi sejam kemudian kita meninggal, besok kita meninggal, atau 10 menit kemudian kita meninggal, wallahualam" jelasnya.

Menurut Inara meminta maaf terlebih dahulu kepada Mawa dan Insanul bukan lah sesuatu yang lemah namun niat kerendahan seseorang untuk memperbaiki segalanya.

"Jadi daripada terlambat dan menyesal, ya aku sampaikan sekarang untuk semuanya. Minta maaf bukan berarti merendahkan diri, kita harus rendah hati," imbuhnya.

Sejauh ini, mantan istri Virgoun itu mengaku sudah berdamai dan tidak lagi memiliki rasa benci terhadap Mawa atau Insanul Fahmi karena ini hidup dengan tenang.

"Aku cuma selalu minta sama Allah supaya selalu dilapangkan hati aku, supaya tidak ada kebencian, tidak ada dendam. Karena kenyamanan yang hakiki itu menurut aku adalah ketika kita bisa hidup dengan tenang tanpa menyimpan kebencian dan dendam di hati kita," pungkasnya.

x|close