Ntvnews.id, Jakarta - Nunung Srimulat menceritakan masa perjuangannya melawan kanker payudara hingga harus rutin jalani kemoterapi. Selama beberapa tahun, pelawak senior itu terpaksa harus sering bolak-balik rumah sakit dan jalani prosedur medis demi memusnahkan akar kankernya.
Menurut Nunung tahap kemoterapi merupakan perjuangan yang sangat luar biasa, dimana cairan beracun ke dalam tubuh yang sehat demi membasmi sel kanker.
"Aduh udah deh, ampun ya Allah. Jangan sampai lagi bener-bener deh. Aduh... perih... Ini bayangin sih, manusia seger dimasukin racun gimana sih? Dua liter lho," tutur Nunung saat podcast bersama Ivan Gunawan, 18 Maret 2026.
Usai jalani kemoterapi, racun yang dimasukan ke dalam tubuhnya itu tidak langsung bereaksi namun di hari berikutnya efek samping yang dahsyat mulai menyerang seluruh tubuh.
Baca Juga: Nunung Putuskan Blokir Kontak Anak Usai Diacuhkan Saat Sakit
"Efek kemo itu setelah tiga hari, itu mulai tulang itu kayak copot semua. Aku tuh kalau turun dari mobil, aku udah nginjek tanah belum ya? Padahal udah," sahut Nunung.
Bahkan efek dari kemoterapi tersebut sempat membuat Nunung tak bisa menyuapkan makanan sendiri ke mulutnya, hingga harus meminta bantuan sang suami.
"Disuapin, makanannya udah lepas terus, nggak ngerasain apa-apa juga nggak enak. Udah nangis, gulung-gulung terus," ungkapnya.
Di samping itu, dampak dari kemoterapi sendiri yakni Nunung terpaksa harus kehilangan rambutnya demi kesembuhan sakit yang diidapnya saat itu.
"Kemo enam kali kemo, enam bulan. Tiga minggu sekali. Terus gundul... Habis itu kan, rontok rambut," pungkas Nunung.
Nunung (Instagram)