Film Siapa Dia Karya Garin Nugroho Raih Penghargaan di Festival Film Asia Roma

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Apr 2026, 17:50
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Duta Besar RI untuk Italia Junimart Girsang menyampaikan sambutan pada acara Duta Besar RI untuk Italia Junimart Girsang menyampaikan sambutan pada acara (Antara)

Ntvnews.id

, Jakarta - Film Siapa Dia garapan sutradara Garin Nugroho berhasil meraih penghargaan dalam ajang Asian Film Festival (AFF) ke-23 yang berlangsung di Roma, Italia, pada 7 hingga 15 April 2026.

Karya tersebut dianugerahi sebagai Film Orisinal Terbaik dalam festival yang digelar di Cinema Farnese.

Bersama penyelenggara AFF, KBRI Roma turut berperan dalam mempromosikan budaya serta perfilman Indonesia kepada masyarakat Italia dan komunitas internasional.

Duta Besar RI untuk Italia Junimart Girsang menyampaikan bahwa perkembangan sinema Indonesia semakin mendapat perhatian di kancah global.

Baca Juga: Infografik: Ghost in the Cell Tembus 86 Negara, Film Indonesia Mendunia

"Kami berharap film-film ini dapat menginspirasi dan mempererat pemahaman publik Italia tentang Indonesia," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat, 17 April 2026.

Dewan juri menilai Siapa Dia sebagai karya yang unik karena mampu melampaui batas genre, dengan konsep musikal lintas tiga generasi yang sekaligus menjadi puisi visual dan esai politik.

Film ini mengisahkan tentang Layar, seorang bintang film yang mengalami kejenuhan dalam perjalanan kariernya.

Dalam penggarapannya, Garin Nugroho menghadirkan pendekatan sinematik teatrikal yang dipadukan dengan visual dramatis, pencahayaan yang kuat, serta koreografi yang menyatu dengan alur cerita.

Selain Siapa Dia, tiga film Indonesia lainnya juga turut diputar dalam festival tersebut, yakni Midnight in Bali karya Razka Robby Ertanto, Rangga dan Cinta karya Riri Riza, serta Whisper in the Dabbas yang juga disutradarai oleh Garin Nugroho.

Indonesia sendiri memiliki rekam jejak yang cukup kuat dalam AFF. Pada edisi 2024, film Women from Rote Island karya Jeremias Nyangoen meraih penghargaan Film Orisinal Terbaik.

Kemudian pada 2025, Indonesia kembali mencatat prestasi dengan dua penghargaan, yaitu Film Orisinal Terbaik untuk Tale of the Land karya Loeloe Hendra Komara serta penghargaan Aktris Terbaik yang diraih oleh Laura Basuki melalui film Yohanna.

Baca Juga: Zee Asadel dan Emir Mahira Belajar Jadi Pasutri di Film Kupilih Jalur Langit

AFF merupakan festival film yang digelar di Roma sejak 2003 oleh Asosiasi Cineforum Robert Bresson, yang menampilkan karya-karya dari berbagai negara Asia, seperti China, Jepang, Korea Selatan, hingga Asia Tenggara.

Pada penyelenggaraan tahun ini, sebanyak 45 film dari 12 negara ditayangkan.

Melalui partisipasi ini, KBRI Roma berharap hubungan budaya antara Indonesia dan Italia semakin erat serta membuka peluang kerja sama di sektor industri kreatif.

(Sumber: Antara)

x|close