Ntvnews.id, Jakarta - Syekh Ahmad Al Misry akhirnya muncul ke publik dan memberikan klarifikasi terkait tudingan pelaku pelecehan sejenis terhadap 5 orang santri.
Dalam video klarifikasinya, ustaz yang dijuluki SAM itu menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak benar dan tak berdasar. Bahkan secara terbuka, ia meminta kepada para pelapor untuk menunjukkan bukti adanya tindak dugaan pelecehan yang dilakukan kepada para santri.
"Tuduhan terhadap pelecehan kepada santri itu tidak benar adanya, maka mohon teliti karena bukti-bukti yang saya punya sudah saya serahkan kepada kuasa hukum saya untuk menyerahkannya kepada pihak yang berwenang, dan juga ada saksi-saksinya," kata Syekh Ahmad Al Misry dalam videonya, 23 April 2026.
Baca Juga: Pengakuan Korban Dugaan Pelecehan Ustaz SAM, Teriak Histeris hingga Nyaris Murtad
Ahmad Cholidin kuasa hukum korban dugaan pelecehan ustaz SAM (NTVNews)
Baca Juga: Oki Setiana Dewi Diteror Usai Bongkar Kasus Dugaan Pelecehan Sejenis Ustaz SAM
Lebih lanjut, Syekh Ahmad Al Misry juga mengaku memiliki saksi yang dapat memperkuat bantahannya. Ia juga menantang pihak yang menyebarkan tuduhan pelecehan seksual tersebut untuk menunjukkan bukti-bukti konkret.
"Saya minta kepada ustaz yang menyebarkan informasi tersebut, atau fitnah, atau tuduhan tersebut, mendatangkan (bukti) walaupun satu video," sambungnya.
Sebagai informasi kasus ini sukses menyita perhatian publik, dimana tim pelapor Habib Mahdi Alatas sudah meminta keterangan dari sejumlah korban Syekh Ahmad Al Misry dan mengakui adanya perbuatan yang tidak senonoh dengan diimingi-imingi mendapatkan beasiswa pergi ke Mesir.
Kasus dugaan pelecehan sejenis yang menjerat nama Syekh Ahmad Al Misry ini sudah naik dalam tahap penyidikkan di Bareskrim Polri, namun terlapor masih belum juga memenuhi panggilan polisi karena berada di Mesir.
Syekh Ahmad Al Misry (Instagram)