Ntvnews.id, Jakarta - Kabar duka terkait peristiwa kecelakaan yang melibatkan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026 menjadi duka mendalam untuk masyarakat Indonesia.
Duka tersebut juga turut dirasakan oleh Habib Jafar, dimana ia mengungkapkan rasa belasungkawa atas insiden tersebut melalui unggahan akun Instagram pribadinya dengan mengutip hadis Nabi Muhammad SAW yang berkaitan dengan makna perjuangan dalam bekerja.
"Apakah yang dinilai syahid hanya orang yang wafat di medan perang? Barangsiapa yang bekerja untuk kedua orangtua atau keluarganya, maka dia jihad di jalan Allah..." (Nabi Muhammad)," tulis hadist yang dibagikan oleh Habib Jafar, 29 April 2026.
Tak lupa, Habib Jafar juga menyematkan doa untuk seluruh korban kecelakaan KA di stasiun Bekasi, yang seluruh korbannya adalah perempuan.
"Untuk korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Al-Fatihah," sambungnya.
Di sisi lain, Habib Jafar juga menjelaskan bahwa ada lima pintu syahid menurut riwayat rasulullah diantaranya orang yang gugur di jalan Allah dan sedang bekerja.
Sebelumnya dalam peristiwa kecelakaan KA Bekasi pada Senin malam tersebut, Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan bahwa seluruh korban kecelakaan kereta api yang dievakuasi seratus persen adalah perempuan.
"Seratus persen yang kita evakuasi perempuan," katanya.
Terkait total korban jiwa tercatat sebanyak 106 jiwa. Sebanyak 91 korban lainnya mengalami luka-luka, dan 15 orang meninggal dunia.
Baca Juga: Minta Izin Taksi Green SM Dicabut, DPR: Banyak Aduan Masyarakat
Habib Husein Jafar Al Hadar (Tangkapan Layar: Instagram)