Ntvnews.id, Moskow - Penyelenggara Global Sumud Flotilla melaporkan bahwa dua aktivis yang sebelumnya ditangkap oleh Israel saat mengirim bantuan ke Jalur Gaza kini telah dipindahkan ke fasilitas penahanan di wilayah tersebut.
"Global Sumud Flotilla mengonfirmasi bahwa Saif Abukeshek dan Thiago Avila kini dipindahkan ke Penjara Shikma di Ashkelon, utara Gaza, Palestina yang diduduki, menyusul penculikan mereka yang ilegal di perairan Eropa," kata kelompok kemanusiaan itu dalam pernyataannya pada Sabtu, 2 Mei 2026.
Baca Juga: Israel Cegat Kapal Bantuan Gaza, PM Malaysia Meradang!
Menurut keterangan penyelenggara, pasukan Israel naik ke kapal mereka pada Rabu malam dan menahan sekitar 180 aktivis. Dari jumlah tersebut, sebanyak 178 orang telah dibebaskan, sementara dua lainnya masih ditahan.
Dua aktivis yang masih berada dalam tahanan adalah Saif Abukeshek, yang memiliki kewarganegaraan Spanyol dan Swedia, serta Thiago Avila.
Mereka kini ditempatkan di Penjara Shikma, sebuah fasilitas yang disebut kerap digunakan untuk menahan warga Palestina, termasuk warga sipil dari Gaza.
Baca Juga: Zionis Israel Tahan 2 Aktivis Armada Bantuan Gaza
Lebih lanjut, pihak flotilla mengutip pernyataan dari Kedutaan Besar Brasil yang menyebutkan bahwa Avila dilaporkan mengalami perlakuan kekerasan selama masa penahanan, termasuk pemukulan.
(Sumber: Antara)
Sekitar 500 orang, membawa spanduk dan bendera Palestina, berkumpul di pusat kota Barcelona untuk menuntut pembebasan segera aktivis Saif Abukeshek dan Thiago Avila, yang ditahan setelah pencegatan Armada Global Sumud pada 2 Mei 2026 di Barcelona, Spanyol. ANTARA/Lorena Sopena Lopez - Anadolu Agency/pri. (Antara)