Ade Armando Tantang Balik Usai Dipolisikan 40 Ormas: Tunjukkan Video Bagian Mana

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Mei 2026, 18:57
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ade Armando Ade Armando (NTVNews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id, Jakarta - Nama Ade Armando kembali menjadi sorotan publik setelah dilaporkan oleh puluhan organisasi masyarakat (ormas) Islam ke aparat penegak hukum. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penyebaran konten yang dinilai menyesatkan dan berpotensi memicu perpecahan antarumat beragama.

Kasus ini turut menyeret nama tokoh nasional Jusuf Kalla, yang disebut dalam video ceramah yang beredar di media sosial.

Menanggapi laporan tersebut, Ade Armando memberikan klarifikasi. Ia membantah tudingan bahwa dirinya telah melakukan fitnah atau menyebarkan kebencian melalui konten yang diunggah.

Menurutnya, apa yang disampaikan dalam video tersebut merupakan bentuk kritik berbasis argumentasi, bukan upaya untuk menyerang individu atau kelompok tertentu.

"Saya mengkritik Pak Jusuf Kalla karena dalam pandangan kami, pandangan atau statement Pak Jusuf Kalla itu mengandung kekeliruan. Kami tidak pernah memfitnah, menuduh Pak JK itu penodai agama," ucapnya dalam konferensi pers di Kantor DPP PSI, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa, 5 Mei 2026.

Baca Juga: Ade Armando Mundur dari PSI, Tegaskan Tak Ada Konflik Internal

Ade Armando (kiri) saat konferensi pers di Kantor DPP PSI, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa, 5 Mei 2026. <b>(NTVNews.id/Adiansyah)</b> Ade Armando (kiri) saat konferensi pers di Kantor DPP PSI, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa, 5 Mei 2026. (NTVNews.id/Adiansyah)

Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memiliki niat untuk mengadu domba antarumat beragama. Ade Armando bahkan menantang pihak pelapor untuk menunjukkan secara spesifik bagian mana dari video yang dianggap mengandung unsur fitnah atau provokasi.

"Kami tidak pernah menuduh Pak JK itu memfitnah. Kami tidak pernah mengadu domba antar kelompok-kelompok umat beragama di Indonesia. Siapa pun yang menuduh saya melakukan itu dan saya dan teman-teman melakukan itu, saya akan tantang untuk tolong sampaikan di bagian mana dari video saya, saya melakukan itu," tambahnya.

Sebelumnya, sekitar 40 organisasi masyarakat (ormas) Islam yang tergabung dalam Aliansi Ormas Islam Menjaga Kerukunan Umat melaporkan pegiat media sosial Ade Armando, Permadi Arya (Abu Janda), serta politisi Grace Natalie ke pihak kepolisian terkait video ceramah Jusuf Kalla.

Laporan tersebut diajukan ke Bareskrim Polri dan telah diterima dengan nomor Laporan Polisi (LP): LP/B/185/V/2026/SPKT/BARESKRIM POLRI.

x|close