A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Negara-Negara Arab Kompak Kecam Serangan Iran ke Uni Emirat Arab - Ntvnews.id

Negara-Negara Arab Kompak Kecam Serangan Iran ke Uni Emirat Arab

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Mei 2026, 06:15
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Bendera Arab Saudi Bendera Arab Saudi (Arab News)

Ntvnews.id, Riyadh - Sejumlah negara Arab mengecam serangan terbaru Iran terhadap Uni Emirat Arab (UEA) dan menyatakan dukungan penuh kepada Abu Dhabi dalam menjaga keamanan wilayahnya.

Dilansir dari TRT, Rabu, 6 Mei 2026, dalam pernyataan terpisah Arab Saudi, Qatar, Mesir, dan Yordania mengutuk tindakan Teheran setelah UEA melaporkan sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat sedikitnya 15 rudal dan empat drone yang diluncurkan dari Iran.

Serangan tersebut terjadi dalam empat gelombang sepanjang Senin (4/5) waktu setempat. Salah satu drone dilaporkan memicu kebakaran di kompleks Zona Industri Minyak Fujairah yang menjadi pusat energi penting di pesisir timur UEA.

Pejabat Fujairah menyebut sedikitnya tiga warga negara India mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.

Arab Saudi menyampaikan kecaman keras atas serangan itu dan menegaskan solidaritasnya kepada UEA dalam menjaga kedaulatan serta keamanan nasionalnya. Riyadh juga meminta Iran segera menghentikan aksi serangan.

Baca Juga: Arab Saudi Luncurkan “Darbak Noor” untuk Tingkatkan Keselamatan Jalan Haji

"Kementerian Luar Negeri menyampaikan kecaman dan penolakan keras Kerajaan Arab Saudi terhadap Iran yang menargetkan -- melibatkan rudal dan drone -- fasilitas sipil dan ekonomi di Uni Emirat Arab yang bersaudara, serta sebuah kapal milik perusahaan Emirat," tegas Kementerian Luar Negeri Saudi.

Selain serangan rudal dan drone, sebuah kapal tanker milik ADNOC, perusahaan minyak nasional UEA, juga dilaporkan diserang di Selat Hormuz yang sedang diblokade. ADNOC menyatakan dua drone menghantam kapal MV Barakah di lepas pantai Oman, namun tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian itu.

Kecaman serupa datang dari Qatar yang menyebut serangan tersebut sebagai "pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatannya dan ancaman serius terhadap keamanan dan stabilitas kawasan".

Kementerian Luar Negeri Qatar menuding Iran telah "menargetkan situs dan fasilitas sipil di negara sahabat UEA menggunakan rudal dan drone".

"Solidaritas sepenuhnya negara Qatar dengan negara UEA dan dukungan untuk semua langkah yang diambil untuk menjaga kedaulatan, keamanan, dan keselamatan wilayahnya," tegas Kementerian Luar Negeri Qatar.

Petugas kedaruratan bekerja di gedung yang terkena rudal Iran di Haifa, Israel, Senin (6/4/2026) <b>(Antara)</b> Petugas kedaruratan bekerja di gedung yang terkena rudal Iran di Haifa, Israel, Senin (6/4/2026) (Antara)

Pemerintah Mesir turut mengecam "dengan sekeras-kerasnya serangan Iran yang dilancarkan menggunakan rudal dan drone yang menargetkan wilayah Uni Emirat Arab". Kementerian Luar Negeri Mesir juga menyampaikan "solidaritas dan dukungan penuh" kepada langkah-langkah yang diambil UEA.

"Memperingatkan dampak yang sangat berbahaya dari serangan-serangan ini, yang merupakan eskalasi serius yang menghambat upaya untuk meredakan ketegangan dan merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap prinsip-prinsip hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa".

Sementara itu, Menteri Luar Negeri dan Ekspatriat Yordania Ayman Al-Safadi melakukan pembicaraan via telepon dengan Menteri Luar Negeri UEA Sheikh Abdullah bin Zayed Al Nahyan. Dalam percakapan tersebut, Al-Safadi turut mengecam serangan Iran terhadap UEA.

x|close