Ntvnews.id, Jakarta - Beredar sebuah unggahan di media sosial TikTok yang mengatasnamakan Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan menawarkan bantuan dana kepada masyarakat.
Informasi tersebut dipastikan tidak benar alias hoaks.
Unggahan itu menampilkan sosok Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, serta mengarahkan masyarakat untuk mendaftar bantuan melalui nomor WhatsApp yang dicantumkan dalam akun tersebut.
Baca Juga: Cek Fakta: Purbaya Umumkan Program Bantuan Dana Hibah dari Arab Saudi
“Silahkan untuk hubungi WhatsApp untuk mendaftar 085849938227”
Unggahan TikTok mengatasnamakan Sekretariat Jenderal Kemenkeu yang menawarkan bantuan dana untuk masyarakat. Faktanya, akun tersebut bukan akun resmi dan tidak memiliki keterkaitan dengan Kementerian Keuangan. (TikTok) (Antara)
Namun, setelah dilakukan penelusuran, Rabu, 6 Mei 2026, akun tersebut bukan merupakan akun resmi dan tidak memiliki keterkaitan dengan Kementerian Keuangan.
Kementerian Keuangan juga telah memberikan klarifikasi melalui akun Instagram resminya dengan membantah isi video yang beredar di TikTok tersebut.
Faktanya, akun bernama “official.bantuan5” diketahui telah mengunggah sejumlah video yang menampilkan sosok Menteri Keuangan seolah-olah menawarkan bantuan dana dan meminta masyarakat menghubungi nomor tertentu untuk pendaftaran.
Baca Juga: Purbaya Sebut Ekonomi RI Sedang Ngebut, Pemerintah Siapkan Stimulus Baru
Dari hasil pengamatan, video tersebut menunjukkan beberapa kejanggalan, seperti gerakan bibir yang tidak sinkron, intonasi suara yang tidak wajar, serta ekspresi wajah yang terlihat tidak alami.
Hal ini mengindikasikan bahwa konten tersebut kemungkinan merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Dengan demikian, informasi yang menyebut adanya akun resmi Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan yang menawarkan bantuan dana melalui TikTok adalah tidak benar dan termasuk dalam kategori hoaks.
(Sumber: Antara)
Arsip - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat memberikan keterangan dalam taklimat media di Jakarta, Senin 4 Mei 2026. ANTARA/Imamatul Silfia/aa. (Antara)