Prabowo Utus Dudung Jembatani Komunikasi Pemerintah dengan Ulama dan Tokoh Agama

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Mei 2026, 16:00
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman (tengah) saat mengunjungi Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta Pusat, Rabu (6/5/2026). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman (tengah) saat mengunjungi Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta Pusat, Rabu (6/5/2026). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman mendapat mandat dari Presiden Prabowo Subianto untuk menjembatani komunikasi antara pemerintah dan tokoh agama. Peran tersebut diwujudkan melalui kunjungan resmi ke Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Dudung menjelaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan bagian dari tugas barunya sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), sekaligus menjadi sarana memperkuat hubungan antara pemerintah dan ulama.

"Ya, ini silaturahmi ini sangat luar biasa kalau menurut saya, makanya saya hadir karena saya satu sisi pejabat baru sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) yang bisa mewakili pemerintah," kata Dudung dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 6 Mei 2026.

Ia menambahkan bahwa kunjungan ini membawa misi khusus untuk menyerap aspirasi para tokoh agama, yang dinilai memiliki peran strategis karena berinteraksi langsung dengan masyarakat di tingkat akar rumput.

Baca Juga: MUI Hormati Perbedaan Pandangan Soal Penyembelihan Dam Muhammadiyah

"Saya mendengar apa yang menjadi saran masukan dari para ulama dan kemudian nanti kita akan laporkan kepada Bapak Presiden. Banyak hal-hal penting yang tadi saya terima," tutur mantan Kepala Staf Angkatan Darat tersebut.

Dudung menegaskan bahwa seluruh masukan yang diterima akan ditindaklanjuti sebagai bagian dari fungsi Kantor Staf Kepresidenan dalam menyampaikan kondisi dan kebutuhan masyarakat kepada Presiden.

Dalam pertemuan tersebut, isu kerukunan nasional juga menjadi perhatian utama. Dudung menyampaikan pesan Ketua Umum MUI Anwar Iskandar mengenai pentingnya menjaga persatuan dan keharmonisan di tengah masyarakat.

Baca Juga: MUI Kecam Dugaan Kekerasan Seksual di Lingkungan Pondok Pesantren Pati

"Satu hal lagi tadi dari Kiai Haji Anwar yang Ketua MUI bahwa pentingnya kebersamaan, menjaga persatuan dan kesatuan, menjaga mulut untuk tidak saling membenci, saling merendahkan, saling memfitnah, sehingga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini tetap terjaga," ungkap Dudung.

Ia menekankan bahwa menjaga stabilitas negara merupakan tanggung jawab bersama, sehingga diperlukan sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan seperti MUI untuk mempertahankan keutuhan bangsa.

Dalam kunjungan tersebut, Dudung juga diterima oleh jajaran pimpinan MUI, termasuk Wakil Ketua Umum Cholil Nafis dan Marsudi Syuhud, serta para pengurus lainnya.

(Sumber: Antara)

x|close