Swiss Konfirmasi Kasus Hantavirus dari Kapal Pesiar

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Mei 2026, 20:45
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kapal berbendera Belanda MV Hondius berlayar di Samudra Atlantik dekat Pulau Saint Helena pada 24 April 2026. Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus melaporkan bahwa tujuh kasus hantavirus, tiga di antaranya fatal, terdeteksi di MV Hondius, yang sedang berlayar dari Argentina di Atlantik Selatan menuju Cabo Verde di lepas pantai barat Afrika. ANTARA/Emin Yoğurtcuoğlu - Anadolu Agency/pri. Kapal berbendera Belanda MV Hondius berlayar di Samudra Atlantik dekat Pulau Saint Helena pada 24 April 2026. Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus melaporkan bahwa tujuh kasus hantavirus, tiga di antaranya fatal, terdeteksi di MV Hondius, yang sedang berlayar dari Argentina di Atlantik Selatan menuju Cabo Verde di lepas pantai barat Afrika. ANTARA/Emin Yoğurtcuoğlu - Anadolu Agency/pri. (Antara)

Ntvnews.id, Moskow - Swiss mengonfirmasi satu kasus hantavirus setelah seorang pria yang sebelumnya berada di kapal pesiar yang menjadi pusat wabah dinyatakan terinfeksi virus tersebut.

"Satu orang dengan infeksi hantavirus saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Universitas Zurich (USZ). Pasien adalah laki-laki yang kembali ke Swiss setelah melakukan perjalanan dengan kapal pesiar yang mencatat sejumlah kasus hantavirus," kata kabinet Swiss dalam pernyataannya pada Rabu, 6 Mei 2026.

Pasien tersebut diketahui terinfeksi hantavirus varian Andes yang berasal dari Amerika Selatan.

Berbeda dengan varian hantavirus di Eropa yang umumnya ditularkan melalui ekskresi hewan pengerat yang terinfeksi, varian Andes diketahui dapat menular antarmanusia.

"Namun, penularan hanya terjadi melalui kontak dekat. Karena itu, FOPH menilai kemungkinan munculnya kasus tambahan di Swiss kecil. Risiko bagi masyarakat di Swiss rendah," sebut pernyataan itu yang mengutip Kantor Kesehatan Masyarakat Federal Swiss.

Baca Juga: WHO Sebut Risiko Penyebaran Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Masih Rendah

Pemerintah Swiss menyatakan Rumah Sakit Universitas Zurich telah siap menangani kasus tersebut dengan tetap memastikan keselamatan tenaga medis dan pasien lainnya.

Sebelumnya, pada Senin, 4 Mei 2026, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan terdapat tujuh kasus hantavirus yang terkonfirmasi di sebuah kapal pesiar yang berlayar di Samudra Atlantik.

Dari jumlah tersebut, tiga pasien dilaporkan meninggal dunia, sementara satu pasien masih menjalani perawatan intensif di Afrika Selatan. Dua pasien lainnya dijadwalkan menjalani evakuasi medis.

Baca Juga: Afrika Selatan Deteksi Strain Andes Hantavirus yang Bisa Menular Antar Manusia

Kasus hantavirus Andes ini menjadi perhatian internasional karena memiliki kemampuan penularan antarmanusia, berbeda dengan sebagian besar jenis hantavirus lainnya.

(Sumber: Antara)

x|close