A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Pengadilan AS Ungkap Surat yang Ditulis Jeffrey Epstein Sebelum Bunuh Diri - Ntvnews.id

Pengadilan AS Ungkap Surat yang Ditulis Jeffrey Epstein Sebelum Bunuh Diri

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Mei 2026, 08:50
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Berkas Epstein kembali menjadi sorotan setelah postingan viral di 4Chan muncul kembali dalam dokumen yang baru dirilis. Berkas Epstein kembali menjadi sorotan setelah postingan viral di 4Chan muncul kembali dalam dokumen yang baru dirilis. (Times Now World)

Ntvnews.id, Washington D.C - Pengadilan Amerika Serikat merilis sebuah surat yang diduga ditulis oleh terpidana kasus kejahatan seksual Jeffrey Epstein sebelum meninggal dunia akibat bunuh diri. Surat tersebut ditemukan oleh teman satu sel Epstein dan kini kembali menjadi sorotan publik.

Dilansir dari AFP, Jumat, 8 Mei 2026 , dalam surat yang ditulis di atas kertas bergaris itu, Epstein membantah seluruh tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

"Mereka menyelidiki saya selama berbulan-bulan -- TIDAK MENEMUKAN APA PUN!!!" demikian isi surat itu.

Dalam bagian lain surat tersebut, Epstein juga menyinggung soal perpisahan dan kematian.

"Sungguh menyenangkan bisa memilih waktu untuk mengucapkan selamat tinggal," lanjut isi surat itu.

Baca Juga: Pemimpin Tertinggi Iran Sindir Negara Arab Jad Boneka Amerika di Timur Tengah

Tulisan tersebut diakhiri dengan kalimat bernada emosional.

"Apa yang kau ingin aku lakukan -- Menangis tersedu-sedu!! Tidak menyenangkan -- TIDAK BERHARGA!!"

Surat itu sebelumnya disegel selama bertahun-tahun sebagai bagian dari proses hukum terhadap teman satu sel Epstein. Namun, dokumen tersebut akhirnya dibuka ke publik oleh Hakim Kenneth Karas dari Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Selatan New York setelah adanya permintaan dari The New York Times.

Meski demikian, keaslian surat tersebut hingga kini belum dapat dipastikan sepenuhnya.

Kemunculan surat itu kembali memicu perhatian terhadap misteri kematian Epstein yang terjadi saat ia menunggu pembacaan dakwaan kasus perdagangan seks.

File dalam Kasus Jeffrey Epstein <b>(Instagram)</b> File dalam Kasus Jeffrey Epstein (Instagram)

Pihak berwenang sebelumnya menyatakan Epstein meninggal karena bunuh diri. Namun, sejumlah kejanggalan seperti kelalaian pengamanan penjara hingga hilangnya rekaman CCTV membuat teori dan keraguan mengenai versi resmi kematiannya terus bermunculan.

Laporan menyebut Epstein sempat ditemukan terluka di sel tahanannya pada akhir Juli 2019 dalam insiden yang diduga sebagai percobaan bunuh diri gagal. Surat tersebut diyakini ditulis sebelum kejadian itu dan disembunyikan di dalam sebuah novel grafis.

Kasus Jeffrey Epstein sendiri hingga kini masih menjadi isu sensitif yang mengguncang dunia politik Amerika Serikat dan Inggris, terutama setelah berbagai dokumen terkait penyelidikan kehidupan sang pemodal dirilis ke publik dalam beberapa bulan terakhir.

x|close