Singapura Apresiasi Indonesia atas Upaya Pencarian Korban Erupsi Gunung Dukono

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 11 Mei 2026, 08:10
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Kendaraan ambulans membawa jenazah pendaki korban erupsi Gunung Dukono ke rumah sakit di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Minggu (10/5/2026). ANTARAFOTO/AndriSaputra/sgd Kendaraan ambulans membawa jenazah pendaki korban erupsi Gunung Dukono ke rumah sakit di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Minggu (10/5/2026). ANTARAFOTO/AndriSaputra/sgd (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Singapura menyampaikan penghargaan kepada pemerintah Indonesia atas upaya pencarian korban erupsi Gunung Dukono yang dilakukan di tengah kondisi medan berbahaya dan penuh tantangan.

“Kementerian Luar Negeri ingin menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada pihak berwenang Indonesia, khususnya tim pencarian dan penyelamatan yang terdiri dari lebih dari 150 personel, atas upaya mereka dalam kondisi yang sangat sulit dan berbahaya,” mengutip pernyataan tertulis Kementerian Luar Negeri Singapura yang diakses di Jakarta, Minggu, 10 Mei 2026.

Dalam pernyataannya, kementerian tersebut menyebut pihak berwenang Indonesia telah memberi informasi kepada Kedutaan Besar Singapura di Jakarta terkait penemuan dua jenazah yang diyakini sebagai warga Singapura yang sebelumnya dilaporkan hilang di Gunung Dukono.

Kementerian juga menjelaskan bahwa Kedutaan Besar Singapura terus berkoordinasi dengan otoritas Indonesia di Tobelo, Maluku Utara, guna melakukan proses identifikasi resmi terhadap kedua jenazah tersebut.

Baca Juga: Gunung Dukono Erupsi, Kolom Abu Capai 1.150 Meter

Selain itu, pemerintah Singapura menegaskan pihaknya masih menjalin komunikasi intensif dengan keluarga korban untuk membantu proses identifikasi dan memberikan dukungan konsuler yang diperlukan.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB menyatakan seluruh korban erupsi Gunung Dukono telah berhasil ditemukan. Korban meninggal dunia tercatat sebanyak tiga orang, terdiri atas satu warga negara Indonesia dan dua warga negara asing.

BNPB juga mengungkapkan sebanyak 15 orang lainnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Para korban selamat tersebut terdiri dari tujuh warga negara Singapura dan delapan warga negara Indonesia.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara melalui Dinas Pariwisata telah menetapkan penutupan total aktivitas pendakian Gunung Dukono sejak 17 April 2026. Kebijakan itu kemudian diperkuat lewat surat keputusan Bupati Halmahera Utara pada 8 Mei 2026 mengenai penutupan permanen aktivitas pendakian gunung api tersebut.

Baca Juga: Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi Lagi, Kolom Abu Capai 3.000 Meter

Pemerintah daerah turut mengimbau masyarakat dan wisatawan agar tidak memasuki kawasan rawan bencana dalam radius empat kilometer dari kawah Gunung Dukono sesuai rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

(Sumber: Antara)

x|close