A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Trump Ancam Ledakkan Siapa pun yang Dekati Uranium Iran - Ntvnews.id

Trump Ancam Ledakkan Siapa pun yang Dekati Uranium Iran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 11 Mei 2026, 12:15
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Arsip foto - Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat mengadakan konferensi pers di Gedung Putih di Washington, Amerika Serikat, Sabtu 25 April 2026. ANTARA/Anadolu Agency/Celal Güneń/pri. Arsip foto - Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat mengadakan konferensi pers di Gedung Putih di Washington, Amerika Serikat, Sabtu 25 April 2026. ANTARA/Anadolu Agency/Celal Güneń/pri. (Antara)

Ntvnews.id, Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa pemerintahannya akan mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang mencoba mendekati persediaan uranium yang telah diperkaya milik Iran.

“Kami mengawasinya dengan sangat baik. Jika ada yang mendekati tempat itu, kami akan mengetahuinya dan kami akan meledakkan mereka,” kata Trump dalam wawancara bersama jurnalis Sharyl Attkisson.

Sebelumnya, Trump juga mengungkapkan kekesalannya terhadap tanggapan Iran atas proposal perdamaian terbaru yang diajukan Amerika Serikat untuk menghentikan konflik yang sedang berlangsung.

Baca Juga: AS dan Iran Dikabarkan Lanjutkan Negosiasi Damai di Pakistan Pekan Ini

“Saya baru saja membaca tanggapan dari apa yang disebut 'wakil' dari Iran. Saya tak suka -- BENAR-BENAR TAK DAPAT DITERIMA!” tulis Trump melalui platform Truth Social pada Senin, 11 Mei 2026.

Pernyataan tersebut muncul beberapa jam setelah media pemerintah Iran melaporkan bahwa Teheran telah menyampaikan jawaban resmi atas proposal perdamaian dari pihak AS melalui mediator dari Pakistan.

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran meningkat sejak Jumat, 28 Februari 2026, ketika AS bersama Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk ibu kota Teheran.

Serangan tersebut menyebabkan korban jiwa serta kerusakan infrastruktur di berbagai wilayah.

Baca Juga: Uni Eropa: Dunia Hadapi Krisis Energi Terparah Akibat Konflik Timur Tengah

Iran kemudian melakukan serangan balasan dengan menargetkan wilayah Israel dan fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Pada Selasa, 07 April 2026, Washington dan Teheran sempat menyepakati gencatan senjata selama dua pekan.

Namun, pembicaraan lanjutan yang berlangsung di Islamabad tidak menghasilkan kesepakatan baru.

Meski belum ada laporan mengenai dimulainya kembali konflik terbuka, Amerika Serikat dilaporkan telah memblokade sejumlah pelabuhan Iran.

(Sumber: Antara)

x|close