Prabowo Akan Pimpin Upacara di Peringatan Hari Lahir Pancasila

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Jun 2026, 08:38
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Prabowo Hadir di Upacara Peringatan Kedaktian Pancasila Prabowo Hadir di Upacara Peringatan Kedaktian Pancasila (NTVnews.id)

Ntvnews.id, Jakarta - Sebelumnya, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menggelar konferensi pers terkait persiapan peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Gedung BPIP, Jakarta, Jumat, 29 Mei 2026.

Kepala BPIP, Yudian Wahyudi, menyatakan seluruh persiapan teknis untuk peringatan Hari Lahir Pancasila yang akan berlangsung pada 1 Juni 2026 telah dilakukan secara matang. Menurutnya, peringatan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi memiliki nilai dan makna penting bagi bangsa Indonesia.

"Momen peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan wujud komitmen kita bersama bahwa Pancasila senantiasa diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," katanya.

Yudian menjelaskan, tema yang diangkat pada peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini adalah "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia".

Menurut dia, tema tersebut menegaskan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tidak hanya berfungsi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, tetapi juga memiliki relevansi sebagai landasan dalam mewujudkan perdamaian di tingkat global.

Dalam peringatan tahun ini, logo resmi yang digunakan adalah lambang negara Garuda Pancasila. Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan secara tertib dan seragam di seluruh Indonesia, BPIP juga telah menerbitkan Surat Edaran Kepala BPIP Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pedoman Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026.

Baca Juga: Buku The Pancasila Market Economy Diluncurkan, Tegaskan Pentingnya Keseimbangan Pasar, Negara, dan Nilai Pancasila

Pedoman tersebut menjadi acuan bagi berbagai institusi, mulai dari lembaga negara, kementerian, TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga satuan pendidikan dalam melaksanakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila.

"Kami mengajak kepada seluruh kementerian, lembaga, pemerintah daerah provinsi, kabupaten/kota, sampai tingkat desa untuk menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila secara serentak," jelasnya.

Puncak peringatan nasional akan digelar secara luring pada Senin, 1 Juni 2026, pukul 10.00 WIB di Lapangan Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta.

Dalam upacara tersebut, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir secara langsung dan bertindak sebagai Inspektur Upacara. Selain Presiden, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, jajaran Kabinet Merah Putih, para mantan Presiden dan Wakil Presiden, serta sejumlah tokoh nasional juga akan diundang menghadiri kegiatan tersebut.

Untuk memperkuat semangat sinergi kebangsaan, sejumlah pimpinan lembaga negara akan mengisi perangkat upacara. Ketua MPR akan membacakan teks Pancasila, Ketua DPD bertugas membacakan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, sedangkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah akan memimpin pembacaan doa.

Persiapan peserta dan unsur pendukung upacara juga telah dilakukan. Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang bertugas dalam upacara tingkat pusat akan menggunakan "Formasi Pancasila". Formasi tersebut terdiri atas lima kelompok yang melambangkan lima sila dalam Pancasila.

Sementara itu, untuk menjaga keseragaman dan kekhidmatan acara, tamu undangan pria diwajibkan mengenakan Pakaian Sipil Lengkap (PSL), tamu wanita memakai Pakaian Nasional, sedangkan personel TNI dan Polri mengenakan Pakaian Dinas Upacara III (PDU III).

Di akhir keterangannya, Yudian mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menghidupkan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Ia menegaskan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai living ideology yang senantiasa tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.

"Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan terus hidup," ujarnya.

x|close