Pramono Lepas 65 Wisudawan Pendidikan Kader Mubalig

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Jul 2026, 23:15
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pramono Lepas 65 Wisudawan Pendidikan Kader Mubalig Pramono Lepas 65 Wisudawan Pendidikan Kader Mubalig (NTVNews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id, Jakarta -Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan para lulusan Pendidikan Kader Mubalig (PKM) akan memperoleh kesempatan berdakwah di masjid-masjid milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Selain itu, ruang pengabdian mereka juga akan diperluas melalui kerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI).

Hal tersebut disampaikan Pramono saat melepas 65 wisudawan PKM Angkatan XXXII Tahun 2025 sekaligus menyambut 75 mahasiswa baru PKM Angkatan XXXIII Tahun 2026 di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Jumat, 17 Juli 2026.

"Kami akan memberikan ruang agar para dai, mubalig, dan mubaligah yang telah menyelesaikan pendidikan ini dapat berkiprah di masjid-masjid milik Pemprov DKI Jakarta maupun melalui kerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia. Saya meyakini kesempatan ini akan membuat mereka berperan lebih luas di tengah masyarakat," katanya.

Cetak Mubalig Moderat untuk Jakarta

Program Pendidikan Kader Mubalig telah berjalan sejak 1993 dan kini memasuki angkatan ke-33. Program ini bertujuan mencetak mubalig dan mubaligah yang memiliki pemahaman agama yang kuat, kemampuan berdakwah yang baik, serta mampu menjawab berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

Pramono menilai Jakarta sebagai kota yang majemuk membutuhkan dakwah yang menyejukkan, moderat, dan mampu mempererat persatuan.

Menurutnya, mubalig tidak hanya berperan menyampaikan ajaran agama, tetapi juga menjadi penggerak nilai-nilai kebajikan, toleransi, persatuan, dan keharmonisan sosial.

"Peran mubalig tidak hanya menyampaikan ajaran agama, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebajikan, persatuan, toleransi, serta kohesi sosial di tengah masyarakat Jakarta yang majemuk," ujarnya.

Pemprov DKI Jakarta, lanjut Pramono, akan terus memperkuat sinergi dengan Koordinasi Dakwah Islam (KODI) DKI Jakarta dalam membangun kehidupan mental dan spiritual masyarakat.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkokoh ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah sehingga dakwah yang berkembang di Jakarta mampu menghadirkan kesejukan sekaligus solusi atas berbagai persoalan masyarakat.

Pramono juga berpesan kepada para wisudawan agar segera mengamalkan ilmu yang telah diperoleh, sementara peserta angkatan baru diminta mengikuti seluruh proses pendidikan dengan sungguh-sungguh.

Dalam kesempatan itu, Pramono turut mengumumkan rencana pencetakan 1.000 Al-Qur'an edisi khusus Jakarta sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-500 Kota Jakarta pada 2027.

Sebanyak 500 eksemplar akan digunakan untuk program khataman Al-Qur'an dan 500 eksemplar lainnya untuk kegiatan tadarus. Masyarakat yang mengikuti program khataman nantinya juga akan diberikan kesempatan menandatangani Al-Qur'an tersebut sebagai dokumentasi sejarah menyambut lima abad Jakarta.

Seluruh pembiayaan program ini akan didukung oleh Pemprov DKI Jakarta. Ia berharap semakin banyak masyarakat ikut berpartisipasi menyambut 500 tahun Jakarta melalui kegiatan keagamaan yang inklusif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua KODI DKI Jakarta, Jamaluddin Faisal Hasyim, menyambut baik komitmen Pemprov DKI Jakarta yang membuka ruang pengabdian bagi para alumni PKM.

"Alhamdulillah, Bapak Gubernur membuka ruang bagi alumni PKM KODI untuk berkiprah di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Kami siap mendukung dan menyukseskan berbagai program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui dakwah dan pembinaan umat," kata Jamaluddin.

x|close