A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Polda Metro Selidiki Tewasnya Pria Bernama Sutrimo, Diduga Penjaga Rumah Febrie Adriansyah - Ntvnews.id

Polda Metro Selidiki Tewasnya Pria Bernama Sutrimo, Diduga Penjaga Rumah Febrie Adriansyah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Jul 2026, 17:45
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Ilustrasi mayat. Ilustrasi mayat. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Polda Metro Jaya masih menyelidiki penyebab kematian seorang pria bernama Sutrimo yang meninggal dunia pada Kamis, 26 Juli 2026, Berdasarkan informasi awal, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Setelah ditemukan, Sutrimo dievakuasi menggunakan ambulans menuju RS Muhammadiyah Taman Puring. Namun, pihak rumah sakit menyatakan korban telah tiba dalam keadaan meninggal dunia.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Sutrimo.

“Polda Metro Jaya menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya Saudara Sutrimo. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujar Budi Hermanto kepada wartawan, Minggu, 26 Juli 2026.

Budi menjelaskan, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan kini tengah mendalami informasi dan rangkaian peristiwa yang berkaitan dengan kematian korban.

Baca Juga: Terjadi Bentrokan Antarkelompok di Jalan Tambak Jakarta

Dalam proses penyelidikan, polisi mengumpulkan keterangan dan melakukan klarifikasi terhadap sejumlah pihak, mulai dari keluarga korban, pengemudi ambulans, petugas rumah sakit, hingga pihak lain yang mengetahui kejadian tersebut.

Selain itu, penyidik juga menelusuri rekam medis korban, riwayat pemesanan ambulans, lokasi awal ditemukannya Sutrimo, serta berbagai informasi lain yang dinilai berkaitan dengan peristiwa tersebut.

“Penyelidikan dilakukan secara profesional, hati-hati, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk memperoleh fakta secara utuh. Karena prosesnya masih berjalan, kami belum dapat menyimpulkan penyebab kematian almarhum,” jelasnya.

Polda Metro Jaya turut mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi ataupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Kepolisian memastikan perkembangan hasil penyelidikan akan disampaikan setelah seluruh fakta berhasil dikumpulkan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sementara itu, beredar informasi yang menyebut Sutrimo merupakan kepala rumah tangga (Karumga) mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah. Terkait informasi tersebut, polisi menyatakan masih melakukan pendalaman.

"Masih didalami," ujar Budi.

x|close