Sudaryono Kolaborasi Lintas Sektor untuk Optimalkan Program MBG

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Jul 2026, 22:12
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Rakortas BGN dengan Kemenko Pangan, Rabu, 29 Juli 2026 Rakortas BGN dengan Kemenko Pangan, Rabu, 29 Juli 2026 (NTVNews.id/BGN)

NTVNews.id, Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono mendorong supaya BGN perkuat tata kelola yang bersih, transparan, dan akuntabel serta mempererat kolaborasi lintas sektor dalam penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Tingkat Menteri Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, di Jakarta.

Sudaryono menyampaikan bahwa penguatan tata kelola menjadi salah satu fokus utama BGN dalam memastikan Program MBG berjalan secara profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menurutnya, BGN mendukung penuh proses penegakan hukum terhadap dugaan tindak pidana korupsi yang saat ini tengah ditangani aparat penegak hukum dengan memberikan akses terhadap data maupun informasi yang diperlukan.

Rakortas BGN dengan Kemenko Pangan 29 Juli 2026 <b>(NTVNews.id/BGN)</b> Rakortas BGN dengan Kemenko Pangan 29 Juli 2026 (NTVNews.id/BGN)

"Kami menyerahkan sepenuhnya penegakan hukumnya, dan kami memberikan akses apa pun, bantuan data dan lain-lain jika diperlukan oleh penegak hukum, kami akan berikan," ujar pria yang juga akrab disapa Mas Dar tersebut, Rabu, 29 Juli 2026.

Lanjutnya, penguatan integritas kelembagaan merupakan fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik sekaligus memastikan penyelenggaraan Program MBG berlangsung sesuai prinsip tata kelola yang baik (good governance).

Selain penguatan tata kelola, ia juga menekankan pentingnya membangun kolaborasi yang erat dengan seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, keberhasilan Program MBG memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, kementerian/lembaga, dinas terkait, serta berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan program.

"Kami memastikan bahwa Badan Gizi Nasional membuka diri untuk berkomunikasi dengan semua pihak, khususnya kementerian lain, pemerintah daerah, dinas-dinas, dan melibatkan lebih banyak instrumen penyelenggara negara, baik di pusat maupun di daerah, untuk bersama-sama membereskan ini semua," kata Sudaryono. 

x|close