Rusia Gempur Lagi Ibu Kota Ukraina dengan Rudal Balisti

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 31 Jul 2026, 07:45
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Peluncuran rudal balistik Ilustrasi - Peluncuran rudal balistik (Antara)

Ntvnews.id, Kyiv - Rusia melancarkan serangan rudal ke Kyiv dan sejumlah kota lain di Ukraina pada Kamis pagi, hanya beberapa jam setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memperingatkan bahwa Moskow tengah menyiapkan serangan besar-besaran.

Dilansir dari AFP, Jumat, 31 Juli 2026, ledakan terdengar di ibu kota Kyiv setelah Rusia meluncurkan serangan skala besar. Otoritas setempat segera mengimbau warga agar tetap berada di tempat perlindungan.

"Musuh menyerang ibu kota dengan senjata balistik. Ancaman serangan lebih lanjut tetap ada. Tetaplah di tempat perlindungan!" kata Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko.

Administrasi militer Kyiv melaporkan sedikitnya satu orang tewas akibat serangan tersebut. Selain Kyiv, kota Dnipro dan Kryvyi Rih juga menjadi sasaran serangan rudal, menurut keterangan angkatan udara Ukraina.

Rekaman video dari Desa Radushne, dekat Kryvyi Rih, memperlihatkan kondisi memilukan dengan sejumlah jasad bergelimpangan di antara puing-puing bangunan yang hancur, sementara kobaran api masih terlihat di lokasi.

Baca Juga: Iran Klaim Luncurkan 10 Rudal Balistik Hantam Pusat Komando AS di Timteng

Dalam video itu terdengar dua perempuan berbicara mengenai upaya penyelamatan korban.

"Kami telah menarik satu anak keluar. Masih ada beberapa yang tergeletak di sana," kata salah satu dari mereka.

"Ada anak-anak di sini. Ada banyak anak-anak," kata yang lain.

Setelah gelombang serangan pertama, Angkatan Udara Ukraina kembali memperingatkan bahwa rudal balistik tambahan sedang mengarah ke Kyiv.

"Ancaman serangan lebih lanjut masih ada," kata Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, seraya mendesak masyarakat untuk tetap berada di tempat perlindungan.

Sebelumnya, Zelensky melalui akun resmi X miliknya telah mengingatkan warga mengenai potensi serangan besar Rusia pada malam hari. Ia meminta masyarakat segera mencari tempat yang aman.

"Rusia telah mempersiapkan serangan besar-besaran beberapa hari yang lalu, dan ada kemungkinan besar serangan itu akan dilakukan malam ini," kata Zelensky dalam sebuah unggahan di X pada Rabu malam.

"Mohon, di semua wilayah Ukraina, perhatikan peringatan serangan udara hari ini dan tetaplah aman."

Selain itu, Zelensky kembali mendesak negara-negara sekutu agar meningkatkan pasokan rudal untuk memperkuat sistem pertahanan udara Ukraina yang saat ini masih mengalami keterbatasan.

HIGHLIGHT

x|close