Kapal KMP Putri Yasmin Terbakar, 106 Penumpang Dievakuasi Selamat

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Agu 2026, 13:50
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Foto tangkapan video dari Tim SAR KMP Putri Yasmin yang terbakar di perairan Selat Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Rabu (12/8/2026) dini hari. Foto tangkapan video dari Tim SAR KMP Putri Yasmin yang terbakar di perairan Selat Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Rabu (12/8/2026) dini hari. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta -Seluruh penumpang KMP Putri Yasmin yang mengalami insiden kebakaran di perairan Selat Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), dipastikan selamat. Tim SAR gabungan mencatat sebanyak 106 penumpang berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Lembar di Lombok dan Pelabuhan Padangbai di Bali.

Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi mengungkapkan bahwa keberhasilan evakuasi ini merupakan buah kerja sama antara kapal-kapal milik SAR, TNI AL, hingga KMP PortLink II yang melayani rute penyebarangan Lembar–Padangbai.

"Kami telah mengerahkan KN 220 Mataram, Rigid Inflatable Boat (RIB), dan Rigid Buoyancy Boat (RBB) ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi serta berkoordinasi dengan kapal-kapal yang berada di sekitaran lokasi kejadian," ujar Hariyadi, Rabu (12/8).

Proses pemindahan penumpang dilakukan secara bertahap menggunakan beberapa armada. Sebanyak 30 orang dibawa menuju Pelabuhan Padangbai, Bali, mengandalkan KMP PortLink II. Sementara itu, 59 orang dievakuasi menggunakan KN SAR Arjuna 220 dan 17 orang lainnya diangkut oleh kapal milik TNI AL menuju Pelabuhan Lembar, Lombok.

Baca jugaMenhub: Izin Operator KMP Mutiara Sentosa Bisa Dicabut Jika Terbukti Lalai

Tangkapan layar - KM Mutiara Sentosa II yang terbakar di perairan Laut Jawa, Minggu, 2 Agustus 2026. <b>(Antara)</b> Tangkapan layar - KM Mutiara Sentosa II yang terbakar di perairan Laut Jawa, Minggu, 2 Agustus 2026. (Antara)

"Para penumpang yang selamat ada dievakuasi ke Pelabuhan Padangbai dan Pelabuhan Lembar," terangnya.

Operasi penyelamatan ini mengandalkan sinergi lintas wilayah dan instansi. Kantor SAR Mataram berkolaborasi erat dengan Kantor SAR Denpasar yang menerjunkan armada utama KN SAR Arjuna. Tak cuma mengandalkan jalur laut, pemantauan serta pencarian dari udara juga dikerahkan memakai fasilitas helikopter milik SGi Air Bali.

"Ya, kami masih fokus melakukan evakuasi sementara," kata Hariyadi.

Insiden kebakaran yang menimpa KMP Putri Yasmin terjadi pada Rabu dini hari, sekitar pukul 04.15 WITA, saat kapal sedang berlayar dari Pelabuhan Padangbai menuju Pelabuhan Lembar. Kantor SAR Mataram menerima laporan darurat pada pukul 04.39 WITA dan langsung menerjunkan personil ke lapangan.

Baca juga: Tim SAR Temukan Jasad Korban Tenggelam di Kali Banjir Kanal Barat, Kondisinya Mengenaskan

Penanganan darurat ini melibatkan banyak pihak, mulai dari Kantor SAR Mataram, Kantor SAR Denpasar, KMP PortLink II, KAL Lembar, TNI AL, Polres Lombok Barat, Polairud Lombok Barat, pihak Syahbandar Pelabuhan Lembar, kapal yacht yang kebetulan melintas, SGi Air Bali, hingga masyarakat nelayan setempat.

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close