BGN Sasar 658.300 Guru dan Tenaga Kependidikan dalam Program Literasi Gizi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Agu 2026, 20:54
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Kepala BGN Sudaryono Kepala BGN Sudaryono (NTVNews.id/BGN)

NTVNews.id, Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi memulai Kick-off Literasi Gizi dan Keamanan Pangan bagi Guru pada Rabu, 12 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi gizi sekaligus mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan satuan pendidikan.

Pada tahap awal, program tersebut menyasar 658.300 guru dan tenaga kependidikan yang tersebar di tiga wilayah, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Rinciannya, sebanyak 53.831 guru dan tenaga kependidikan berada di DKI Jakarta, kemudian 492.944 orang di Jawa Barat, serta 111.525 orang di Banten.

BGN Targetkan 3,5 Juta Guru di Seluruh Indonesia

Kepala BGN Sudaryono mengatakan, kick-off literasi gizi tersebut merupakan langkah awal untuk memperluas komunikasi dan edukasi mengenai gizi seimbang serta keamanan pangan kepada guru. Menurutnya, cakupan program akan terus diperluas hingga menjangkau sekitar 3,5 juta guru di seluruh Indonesia.

"Hari ini adalah kick-off. Di tahap awal ini kami menyasar 658.300 guru yang tersebar di DKI, Jawa Barat, dan Banten. Untuk kemudian nanti kami perlebar sehingga dalam waktu yang sesingkat-singkatnya kami bisa menjangkau 3,5 juta guru yang tersebar di seluruh Indonesia," katanya.

Kepala BGN Sudaryono <b>(NTVNews.id/BGN)</b> Kepala BGN Sudaryono (NTVNews.id/BGN)

Ia menegaskan, keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya bergantung pada penyediaan makanan bagi peserta didik. Edukasi mengenai pentingnya gizi juga menjadi bagian penting dari program tersebut.

"Bukan hanya kemudian menyediakan makan. Memang itu menjadi salah satu kegiatan kita yang paling besar, tapi sebetulnya tujuannya bukan hanya itu. Salah satunya adalah terkait literasi dan edukasi terkait gizi," katanya.

Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN Mariman Darto menjelaskan, kegiatan kick-off akan dilanjutkan melalui rangkaian webinar secara bertahap.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas jangkauan edukasi sehingga semakin banyak guru memperoleh pemahaman mengenai gizi dan keamanan pangan. Pengetahuan tersebut diharapkan kemudian dapat diteruskan kepada peserta didik yang menjadi penerima manfaat MBG.

"Kick-off hari ini menjadi tahap awal yang selanjutnya akan diteruskan melalui webinar secara bertahap untuk memperluas jangkauan edukasi sekaligus memberikan dampak yang lebih luas kepada peserta didik, penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis," ucap Mariman.

Mariman menilai keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak cukup hanya diukur dari tersedianya makanan bergizi bagi peserta didik. Menurutnya, pemahaman tentang gizi seimbang, keamanan pangan, kebersihan, serta pola hidup sehat juga harus ditanamkan di lingkungan sekolah.

Dalam hal ini, guru memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan peserta didik. Guru dapat membantu membangun kebiasaan sehat sekaligus memberikan pemahaman mengenai pentingnya mengonsumsi makanan bergizi.

"Para guru memiliki peran strategis dalam mendampingi peserta didik, memberikan edukasi tentang gizi seimbang dan keamanan pangan, menanamkan kebiasaan hidup bersih, serta bagaimana adab makan, sekaligus menjadi penghubung antara sekolah, peserta didik, orang tua, dan pemangku kepentingan lainnya," jelas Mariman.

HIGHLIGHT

x|close