NTVNews.id, Lampung - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung mengeluarkan imbauan keselamatan menyusul erupsi Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti sejumlah langkah untuk mengurangi risiko akibat aktivitas vulkanik.
Dalam pernyataan resminya yang diunggah di akun Instagram @bpbdlampung, BPBD Provinsi Lampung mengingatkan masyarakat agar memperhatikan kondisi lingkungan dan mengikuti informasi terbaru dari lembaga berwenang.
"Sehubungan dengan erupsi Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik, BPBD Provinsi Lampung mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti langkah-langkah keselamatan yang telah ditetapkan," tulis keterangan, dikutip Minggu, 6 September 2026.
Imbauan BPBD Lampung Saat Erupsi Anak Krakatau
Berikut langkah yang disampaikan BPBD Provinsi Lampung kepada masyarakat:
1. Jangan keluar rumah apabila tidak mendesak guna menghindari paparan abu
2. Jauhi area dalam radius minimal 5 km dari Gunung Anak Krakatau
3. Gunakan masker atau kain basah bila harus beraktivitas di luar ruangan
4. Tutup jendela, pintu, dan ventilasi supaya abu tidak masuk ke dalam rumah
5. Bersihkan abu yang menempel dengan air, hindari menyapu secara kering
6. Jaga kesehatan, segera ke fasilitas kesehatan jika terjadi gangguan pernapasan atau iritasi
7. Jauhi daerah pantai dan pesisir
8. Siapkan tas siaga bencana (berkas, peralatan, dan obat-obatan penting)
9 Pantau informasi resmi dari BMKG, PVMBG, dan BPBD Lampung untuk info gempa realtime serta update status Gunung Anak Krakatau.
Lihat postingan ini di Instagram
Gunung Anak Krakatau melontarkan lava fountain atau lava air mancur Jumat, 4 September 2026, malam pukul 23.24 WIB (Antara)