Terciduk Drone, 4 OPM Ditembak Mati TNI

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Sep 2026, 08:54
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema. Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema.

Ntvnews.id, Jakarta - Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) menembak mati empat anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Mereka merupakan anggota OPM Kodap VIII/Intan Jaya pimpinan Daniel Aibon Kogoya. Empat OPM awalnya terpantau drone TNI saat hendak ke permukiman warga di Kampung Done Balogo, Distrik Agisiga, Intan Jaya pada Jumat, 25 September 2026 dini hari.

Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema lalu melakukan penyerbuan.

"Kelompok Daniel Aibon Kogoya akan masuk ke dalam permukiman warga untuk menebar teror, berhasil terdeteksi melalui pantauan pesawat nirawak atau drone," ujar Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III Letjen TNI Lucky Avianto, dikutip Minggu, 27 September 2026.

Menurut Lucky, tim gabungan TNI kemudian mendatangi lokasi dan melakukan upaya persuasif dengan kelompok itu. Tapi, Daniel Aibon Kogoya cs langsung menyerang dengan menembaki aparat.

"Upaya ini mereka jawab dengan menghujani ratusan peluru tajam ke arah pasukan kami, sehingga kontak senjata pun tidak dapat dihindari," jelas dia.

Akibat kontak tembak, empat anggota OPM tewas dan sisanya melarikan diri ke dalam hutan. Lucky memastikan tidak ada prajurit TNI yang terluka dalam kontak tembak.

"Empat orang Anggota TPNPB-OPM tewas dan sisa anggota kelompok separatis tersebut melarikan diri ke dalam gelapnya belantara rimba Papua, meninggalkan jasad ke 4 rekannya," jelasnya.

Dari lokasi kontak tembak, TNI mengamankan 1 senapan serbu SS 2 V4 beserta puluhan peluru tajam, 1 senapan modifikasi merk Shap Inova, 5 busur panah, 6 parang panjang, 3 bilah pisau. Kemudian 1 buku tabungan Bank Papua atas nama HH, 6 unit gawai, dan Bendera Bintang Kejora.

Anggota OPM yang tewas.  Anggota OPM yang tewas.

"Saya dan tentunya kita semua tidak dapat membayangkan kengerian teror yang akan dihadapi ratusan warga di 10 Kampung Distrik Agisiga, apabila kelompok TPNPB-OPM pimpinan Daniel Aibon Kogoya ini masuk ke permukiman masyarakat," papar dia.

Lucky mengingatkan kepada seluruh anggota TPNPB-OPM bahwa aparat TNI-Polri akan terus mengejar dan menangkap pelaku kejahatan kemanusian di Tanah Papua, baik dalam keadaan hidup atau mati.

"Seluruh personel TNI di bawah kendali Kogabwilhan III akan mengambil tindakan tegas berdasarkan undang-undang dan peraturan yang berlaku, di mana Rules of Engagement (ROE) senantiasa dikedepankan untuk memastikan seluruh tindakan prajuritnya tetap profesional dan menjunjung tinggi hukum serta HAM," tandasnya.

x|close