Prabowo: Respons Pemerintah Tangani Bencana Kini Lebih Cepat Dibanding Tahun Sebelumnya

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Sep 2026, 14:57
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Penanganan Bencana Alam Gempa NTT, Erupsi Anak Gunung Krakatau, dan Perkembangan Penanganan Karhutla dengan para Kepala Daerah Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Penanganan Bencana Alam Gempa NTT, Erupsi Anak Gunung Krakatau, dan Perkembangan Penanganan Karhutla dengan para Kepala Daerah (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menilai respons pemerintah dalam menghadapi bencana saat ini jauh lebih cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Prabowo menyebut respons pemerintah dalam menangani bencana di sejumlah wilayah Sumatera, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, telah dilakukan secara masif dan cepat.

"Saya kira dalam menghadapi keadaan ke depan kita akan lebih mampu. Sekarang pun dibandingkan dengan tahun-tahun yang dulu, respons kita sangat cepat," kata Prabowo saat memimpin rapat terbatas secara virtual, Senin, 7 September 2026.

Menurut dia, penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dengan mengandalkan kekuatan dalam negeri dinilai cukup berhasil.

"Keadaan bencana di Sumatera, Aceh, Sumut dan Sumbar ternyata respons kita cukup masif, cukup cepat," ujarnya.

Prabowo pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan bencana di wilayah tersebut.

"Untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada semua unsur yang sudah bekerja keras. Keadaan di Aceh, Sumut dan Sumbar dengan kekuatan kita sendiri, cukup menurut saya kita cukup berhasil kita atasi," katanya.

Baca Juga: Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Mitigasi Bencana, dari Gempa Flores hingga Erupsi Anak Krakatau

Selain penanganan bencana, Prabowo juga menyoroti respons pemerintah terhadap kebakaran hutan. Ia menilai upaya penanganan karhutla telah dilakukan secara masif, meski masih terdapat sejumlah keterlambatan di lapangan.

"Kemudian juga saya lihat reaksi terhadap kebakaran hutan kita juga cukup masif walaupun di sana sini mungkin ada keterlambatan tapi itu kita catat," ujar Prabowo.

Atas evaluasi tersebut, Prabowo meminta pemerintah mengambil langkah antisipatif untuk menghadapi potensi bencana dan karhutla ke depan.

Ia meminta perencanaan kebutuhan penanganan bencana menggunakan prinsip menyediakan sumber daya lebih banyak daripada kekurangan.

"Saya minta pemikiran kita dalam perencanaan, kita gunakan prinsip lebih baik lebih, daripada kurang," katanya.

Prabowo kemudian meminta kementerian terkait memperkuat ketersediaan sarana pendukung penanggulangan bencana, termasuk helikopter, pompa air, dan armada pemadam kebakaran.

"Berarti lebih banyak helikopter lebih baik. Lebih banyak pompa air lebih baik. Lebih banyak pemadam kebakaran lebih baik," ujar Prabowo.

x|close