8 Bandara Dipastikan Aman dari Abu Vulkanik Anak Krakatau

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Sep 2026, 20:55
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pesawat maskapai dalam negeri lepas landas dari runway utara Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (8/9/2026). Operasional Bandara Soekarno-Hatta kembali normal dengan rencana 896 penerbangan datang dan berangkat yang mengangkut total 113.001 penumpang pada hari pertama setelah ditutup selama dua hari akibat paparan partikel abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau Pesawat maskapai dalam negeri lepas landas dari runway utara Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (8/9/2026). Operasional Bandara Soekarno-Hatta kembali normal dengan rencana 896 penerbangan datang dan berangkat yang mengangkut total 113.001 penumpang pada hari pertama setelah ditutup selama dua hari akibat paparan partikel abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau (Antars)

Ntvnews.id, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan delapan bandara yang sebelumnya ditutup akibat paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau kini telah aman berdasarkan hasil pengujian paper test yang menunjukkan hasil negatif.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan verifikasi dilakukan secara berkala melalui pengujian paper test di ruang udara dan area landasan. Hasil tersebut digunakan sebagai pelengkap pemantauan citra satelit serta data meteorologi penerbangan.

"Hasil pengamatan paper test per pukul 06.00 WIB menyatakan bahwa delapan bandara yang sebelumnya ditutup operasionalnya dinyatakan negatif dari paparan abu vulkanik," kata dia di Jakarta, Selasa, 8 September 2026.

Setelah hasil pengujian menunjukkan kondisi aman, Perum LPPNPI atau AirNav Indonesia menerbitkan Notice to Airmen (NOTAM) untuk membuka kembali layanan penerbangan di sejumlah bandara secara bertahap sejak Selasa dini hari hingga pagi.

Tiga bandara lebih dahulu kembali beroperasi, yakni Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang pada pukul 00.30 WIB, Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta pukul 00.40 WIB, dan Bandara Husein Sastranegara di Bandung pukul 00.42 WIB.

Baca Juga: AirNav Buka Lima Bandara Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

Pembukaan kemudian dilanjutkan di Bandara Budiarto Curug pada pukul 01.25 WIB, Bandara Pondok Cabe pukul 01.28 WIB, Bandara Muhammad Taufiq Kiemas pukul 09.31 WIB, Bandara Radin Inten II pukul 09.45 WIB, serta Bandara Salakanagara Tanjung Lesung pukul 09.50 WIB.

Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG Andri Ramdhani menjelaskan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau masih terpantau bergerak pada ketinggian hingga 7.000 kaki atau sekitar 2,13 kilometer.

Abu tersebut bergerak ke arah selatan-barat daya dan mencakup wilayah Banten bagian barat laut dengan kecepatan sekitar 5-10 knot.

BMKG terus berkoordinasi dengan otoritas penerbangan dan pengelola bandara untuk menjaga keamanan ruang udara nasional, baik bagi penerbangan komersial maupun kegiatan penanggulangan bencana.

Baca Juga: Bandara Wunopito Ditutup Gegara Abu Vulkanik Lewotolok

“Pantauan cuaca di sekitar Gunung Anak Krakatau dan perairan Selat Sunda cenderung cerah hingga cerah berawan dari pagi hingga malam hari,” kata Andri Ramdhani.

(Sumber: Antara) 

x|close