Ntvnews.id, London - Gangguan teknis pada sistem layanan pemandu lalu lintas udara Inggris berdampak besar terhadap aktivitas penerbangan pada Selasa, 8 September 2026. Lebih dari 1.000 penerbangan dilaporkan dibatalkan di sejumlah bandara di negara tersebut.
National Air Traffic Services (NATS) mengungkapkan pada Selasa, 8 September 2026, bahwa gangguan terjadi pada sistem pemrosesan penerbangan. Kondisi tersebut kemudian memengaruhi jadwal keberangkatan di berbagai wilayah Inggris, termasuk menimbulkan keterlambatan dan pembatalan penerbangan.
Baca Juga: Menhub: Erupsi Gunung Anak Krakatau Berdampak pada 2.961 Penerbangan hingga Senin
Layanan pelacakan penerbangan Flightradar24 yang berbasis di Swedia mencatat sejumlah bandara utama ikut terdampak. Beberapa di antaranya adalah Bandar Udara Heathrow, Bandar Udara Edinburgh, dan Bandar Udara Manchester.
Berdasarkan analisis data Flightradar24 yang dilakukan media setempat, jumlah penerbangan yang dibatalkan telah melampaui 1.000 penerbangan di berbagai bandara Inggris hingga Selasa malam, 8 September 2026, waktu setempat.
Baca Juga: Abu Vulkanik Anak Krakatau, Penerbangan Soetta Ditutup hingga 23.59 WIB
NATS menyebut langkah perbaikan terhadap sistem yang bermasalah telah dilakukan. Namun, proses untuk mengembalikan layanan ke kondisi normal ternyata memerlukan waktu lebih lama daripada perkiraan awal.
"Masalah sistem kami kini telah teratasi. Kami kembali beroperasi secara normal dan berusaha sekeras mungkin untuk mengatasi antrean penerbangan," kata pihak NATS.
(Sumber: Antara)
Badai Lilian memaksa sejumlah jadwal penerbangan dibatalkan di Inggris. (Antara)