Putin: Pengiriman Pasukan Eropa ke Ukraina Berarti Perang dengan Rusia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Sep 2026, 10:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Zaki Islami
Editor
Bagikan
Presiden Rusia Vladimir Putin. /ANTARA/Anadolu/aa. Presiden Rusia Vladimir Putin. /ANTARA/Anadolu/aa. (Antara)

Ntvnews.id, Moskow - Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan bahwa pengerahan pasukan dari negara-negara Eropa ke Ukraina akan dipandang Moskwa sebagai tindakan perang secara langsung terhadap Rusia. Namun, Putin pada saat yang sama membantah tudingan bahwa Rusia merupakan ancaman bagi negara-negara Eropa.

Dilansir dari AFP, Senin, 14 September 2026, Putin menilai para pemimpin Eropa justru menebar kekhawatiran yang tidak berdasar kepada masyarakat mereka dengan menggambarkan Rusia sebagai ancaman.

Menurut Putin, pemimpin Eropa telah menggunakan ancaman yang dianggapnya tidak nyata untuk menakut-nakuti masyarakat. Ia kembali menegaskan bahwa tidak ada bahaya yang berasal dari Rusia terhadap negara-negara Eropa.

"Ancaman ini tidak ada dan tidak pernah ada," ujar Putin pada Jumat, seperti dikutip dari kantor berita Rusia.

Putin juga mempertanyakan kepentingan Rusia untuk terlibat dalam konflik dengan negara-negara Eropa. Ia menegaskan Moskwa tidak memiliki rencana untuk menyerang kawasan tersebut.

"Kami tidak mengancam dan tidak berniat mengancam negara-negara Eropa. Untuk apa? Tidak ada yang menyadari bahwa kami tidak memiliki alasan untuk berkonflik dengan Eropa," tuturnya.

Baca Juga: Panggilan Dinas Militer Rusia Melonjak, Putin Bantah Ada Mobilisasi

Mengenai kemungkinan keterlibatan pasukan asing dalam perang di Ukraina, Putin menyoroti pembahasan sejumlah pemimpin Eropa mengenai opsi mengirim personel militer ke negara tersebut.

"Saat ini, mereka bilang sedang mempertimbangkan cara mengirim pasukan ke wilayah Ukraina. Itu berarti perang melawan Rusia," tegasnya.

Pernyataan tersebut kembali menunjukkan sikap tegas Moskwa yang selama ini menganggap keberadaan pasukan Barat di wilayah Ukraina sebagai salah satu batas yang tidak boleh dilampaui.

Pembahasan mengenai kemungkinan pengerahan pasukan Eropa ke Ukraina sebenarnya telah berlangsung selama beberapa tahun. Namun, hingga kini rencana tersebut belum diwujudkan.

Rusia sendiri melancarkan invasi besar-besaran ke Ukraina sejak Februari 2022. Moskwa membela tindakan militernya dengan menyatakan bahwa perluasan NATO hingga mendekati perbatasan Rusia menjadi salah satu ancaman yang melatarbelakangi operasi tersebut.

x|close