Prabowo: Saya Sekarang Tambah Percaya Diri

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Sep 2026, 11:43
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Prabowo Subianto HUT Gontor Prabowo Subianto HUT Gontor (Istimewa)

Ntvnews.id, Ponorogo - Presiden Prabowo Subianto mengaku kepercayaan dirinya dalam memimpin Indonesia semakin meningkat setelah melihat sejumlah capaian pemerintah yang belum genap dua tahun berjalan. Salah satu hal yang disorotnya adalah klaim keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri resepsi kesyukuran 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu, 19 September 2026.

Dalam pidatonya, Prabowo mengatakan rasa percaya diri itu muncul karena pemerintah telah menunjukkan sejumlah hasil yang menurutnya nyata. Ia menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja jajaran kabinet bersama berbagai pihak di pemerintahan.

"Saya sekarang berdiri di depan rakyat Indonesia, saya sekarang tambah percaya diri. Kenapa saya percaya diri?" ujar Prabowo.

Prabowo kemudian menjelaskan bahwa masa pemerintahannya masih berlangsung kurang dari dua tahun. Meski demikian, ia mengatakan sejumlah target telah berhasil dicapai melalui kerja bersama para menteri, gubernur, jenderal, dan pihak lainnya.

"Saya percaya diri karena sekarang kita buktikan kita bukan pemimpin yang omong-omong saja," tegasnya.

Baca Juga: Prabowo Tegaskan Komitmen Bangun Indonesia yang Mandiri dan Berdikari

Prabowo menyebut swasembada pangan merupakan salah satu tujuan yang telah diperjuangkannya selama bertahun-tahun. Menurutnya, kemampuan sebuah negara dalam memenuhi kebutuhan pangan dari produksi sendiri berkaitan erat dengan kemerdekaan dan kedaulatan bangsa.

Ia pun menyampaikan klaim bahwa Indonesia kini telah mencapai swasembada pangan.

"Saya kira sudah bisa merasakan bahwa yang saya perjuangkan bertahun-tahun, swasembada pangan. Tidak ada negara yang berhasil, tidak ada negara yang merdeka kalau dia tidak bisa menghasilkan untuk bangsanya sendiri," kata Prabowo.

"Dan alhamdulillah, Indonesia sudah swasembada pangan. Indonesia sudah bisa menghasilkan makanan untuk rakyatnya sendiri," lanjutnya.

Klaim tersebut sejalan dengan laporan pemerintah yang sebelumnya menyebut Indonesia telah mencapai swasembada pada delapan komoditas pangan. Komoditas tersebut meliputi beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyetujui usulan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan agar biaya kuliah di perguruan tinggi negeri digratiskan. <b>(Istimewa)</b> Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyetujui usulan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan agar biaya kuliah di perguruan tinggi negeri digratiskan. (Istimewa)

Prabowo menilai kemandirian pangan menjadi semakin penting di tengah situasi global yang penuh konflik dan ketidakpastian. Ia mengingatkan agar Indonesia tidak menggantungkan pemenuhan kebutuhan dasar kepada negara lain.

Menurutnya, swasembada pangan merupakan salah satu bagian penting dalam memperkuat ketahanan nasional.

"Kita tidak boleh bergantung kepada bangsa lain. Kita tidak boleh berharap dikasihani bangsa lain. Tidak ada bangsa yang kasihan kepada kita," ucapnya.

Prabowo juga mengatakan pemerintah telah menyiapkan cadangan pangan sekaligus sejumlah langkah untuk menghadapi potensi cuaca ekstrem. Antisipasi tersebut mencakup ancaman El Nino dan kekeringan yang dapat memengaruhi produksi pangan.

"Alhamdulillah, swasembada pangan sudah. Cadangan pangan kita cukup. Langkah-langkah kita sudah mengantisipasi cuaca yang tidak baik, El Nino, kekeringan. Kita siap," tuturnya.

Baca Juga: Dipesan untuk Tidak Joget, Prabowo: Rakyat Kita Suka Joget Kok

Lebih lanjut, Prabowo mengatakan negara yang kuat harus mampu memenuhi kebutuhan masyarakatnya secara mandiri. Ia mengaitkan kemandirian pangan dengan upaya memperkuat posisi Indonesia agar tidak mudah bergantung kepada negara lain.

Presiden menegaskan pemerintah juga harus terus bekerja meskipun sejumlah target telah berhasil dicapai.

"Kita akan menjadi bangsa yang hebat. Kita akan berdiri di atas kaki kita sendiri," pungkas Prabowo.

Selain persoalan pangan, Prabowo turut menyinggung target swasembada energi dalam pidatonya. Salah satunya melalui produksi solar berbasis minyak kelapa sawit dalam program B50.

Pemerintah sebelumnya menyatakan penghentian impor solar mulai 1 Juli 2026 menjadi salah satu langkah untuk mendorong kemandirian energi nasional.

TERKINI

Load More
x|close