Prabowo Tegaskan Indonesia Harus Swasembada Pangan dan Energi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Sep 2026, 11:28
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Prabowo Subianto di HUT Gontor Prabowo Subianto di HUT Gontor (Istimewa)

Ntvnews.id, Ponorogo - Presiden Prabowo Subianto kembali menekankan pentingnya Indonesia mencapai kemandirian pangan dan energi. Menurutnya, kondisi dunia yang diwarnai konflik dan peperangan membuat Indonesia harus mampu memenuhi kebutuhan dasarnya sendiri tanpa bergantung kepada negara lain.

"Dunia sekarang, dunia yang penuh dengan konflik, bahkan dengan perang, perang di mana-mana. Ini membuktikan bahwa apa yang sudah lama saya utarakan, kita harus swasembada pangan, kita harus swasembada energi," kata Prabowo dalam acara Syukuran 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Jawa Timur, Sabtu, 19 September 2026.

Prabowo menegaskan Indonesia tidak boleh menggantungkan kebutuhan nasional kepada bangsa lain. Ia mengatakan kemampuan untuk mengelola, menjaga, serta memperkuat negara sendiri menjadi hal penting karena bantuan dari negara lain tidak bisa selalu diharapkan.

"Kita tidak boleh bergantung dengan bangsa lain. Kita tidak boleh berharap kasihan bangsa lain, tidak ada bangsa yang kasihan sama kita. Kalau kita tidak mampu mengurus, menjaga, memperkuat diri, tidak ada orang lain yang akan bantu kita. Percaya sama saya," tegasnya.

Prabowo menyebut Indonesia telah mencapai swasembada pangan. Ia mengatakan kondisi cadangan beras pemerintah saat ini berada dalam keadaan yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan nasional.

Baca Juga: Di Gontor, Prabowo Tegaskan Kemandirian Pangan dan Energi sebagai Kekuatan Bangsa

Selain menjaga cadangan pangan, pemerintah juga telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem, termasuk fenomena El Nino dan kekeringan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keberlangsungan produksi pangan nasional.

"Alhamdulillah, swasembada pangan sudah. Cadangan pangan kita cukup. Langkah-langkah kita sudah antisipasi cuaca yang tidak baik, El Nino, kekeringan, kita siap," ujarnya.

Selain pangan, Prabowo menyoroti langkah pemerintah dalam membangun kemandirian energi. Ia mengatakan Indonesia sejak 1 Juli telah menghentikan impor solar dari luar negeri setelah menerapkan bahan bakar biodiesel dengan campuran minyak sawit hingga 50 persen atau B50.

"Kita mulai 1 Juli yang lalu kita tidak impor solar dari luar negeri. Solar kita sekarang sudah mandiri," tutur Prabowo.

Menurut Prabowo, kemampuan memproduksi solar sendiri menjadi penting di tengah kondisi global yang tidak menentu. Konflik di berbagai belahan dunia, kata dia, telah menyebabkan pasokan solar mengalami kelangkaan di sejumlah negara.

Prabowo Subianto di HUT Gontor <b>(Istimewa)</b> Prabowo Subianto di HUT Gontor (Istimewa)

"Hari-hari ini solar langka di dunia, kita punya uang pun mungkin tidak ada barangnya. Alhamdulillah, kita sudah bisa produksi solar kita sendiri. Dari mana? Dari kelapa sawit," ucapnya.

Prabowo kemudian menegaskan berbagai capaian tersebut merupakan hasil kerja pemerintah yang dilakukan secara cepat dan nyata. Ia mengajak masyarakat mempertahankan optimisme, membangun kemandirian, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang dapat memecah persatuan bangsa.

"Mereka ingin kita lemah, mereka ingin kita tetap miskin, mereka ingin kita jadi budak mereka selamanya. Kita tidak mau jadi budaknya bangsa lain! Kita akan menjadi bangsa yang hebat, kita akan berdiri di atas kaki kita sendiri," pungkasnya.

TERKINI

Load More
x|close