Ketua DPR di Hari HAM Sedunia: Harap Pemerintah Bisa Beri Langkah Konkret

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Des 2024, 12:30
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Puan Maharani Puan Maharani (NTVnews.id)

Ntvnews.id, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan bahwa peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia yang jatuh setiap tanggal 10 Desember merupakan momen penting bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkokoh komitmen dalam pemenuhan hak-hak dasar masyarakat Indonesia.

“Peringatan Hari HAM Sedunia harus menjadi momentum bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat komitmen dalam melindungi dan memenuhi hak-hak dasar setiap warga negara, tanpa terkecuali,” kata Puan dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Selasa.

Ia menegaskan bahwa Hari HAM Internasional adalah pengingat bahwa semua individu memiliki hak asasi yang setara.

Baca Juga: Siti Fauziah Jadi Perempuan Pertama yang Jabat Sekjen MPR

Oleh karena itu, para pemangku kepentingan memiliki tugas memastikan bahwa seluruh rakyat Indonesia mendapatkan hak-hak dasarnya sebagai manusia.

Puan juga menyoroti bahwa HAM adalah fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan bangsa yang inklusif dan berkeadilan, mencakup tidak hanya kebebasan sipil dan politik.

"Tetapi juga mencakup hak untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas, pelayanan kesehatan yang memadai, akses terhadap pekerjaan yang layak, dan hak keadilan dalam hukum. Semua ini harus bisa didapatkan setiap warga negara Indonesia,” ujarnya.

Namun, Puan mencatat bahwa masih banyak tantangan dalam memenuhi HAM di Indonesia, terutama terkait kelompok-kelompok termarjinalkan.

Menurutnya, pemerintah perlu lebih proaktif menjangkau kelompok rentan seperti perempuan kepala keluarga, anak-anak jalanan, penyandang disabilitas, dan masyarakat adat yang kerap kurang menjadi prioritas dalam penyusunan kebijakan.

“Maka kami berharap pemerintah bisa memberi langkah konkret dalam memastikan masyarakat termarjinalkan mendapatkan hak-hak yang sama, terutama di sektor-sektor krusial seperti pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, hukum, dan sosial budaya,” tuturnya.

Sebagai Ketua DPR RI dua periode, Puan menekankan bahwa negara memiliki kewajiban untuk hadir dan memenuhi hak-hak semua lapisan masyarakat.

"Negara wajib hadir untuk memastikan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu, layanan kesehatan yang terjangkau bagi masyarakat miskin, serta lapangan kerja yang bermartabat untuk semua orang,” katanya.

Baca Juga: Hasto Ketemu dengan Felicia Tissue, Puan Bilang Gini

Ia juga mengajak seluruh pihak, termasuk masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, dan dunia usaha, untuk bersama-sama mendukung upaya negara dalam pemenuhan HAM demi mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Semua pihak harus mengambil peran dalam memastikan HAM ditegakkan di setiap aspek kehidupan. DPR akan terus mengawal kebijakan yang berorientasi pada pemenuhan hak-hak dasar rakyat, dan saya berharap masyarakat juga ikut berperan aktif dalam menyuarakan isu ini,” ucapnya.

Mengacu pada tema Hari HAM Sedunia 2024 "Our Rights, Our Future, Right Now," Puan menyatakan bahwa pemenuhan HAM bagi masyarakat harus diwujudkan segera, termasuk untuk masyarakat yang terdampak konflik seperti di Palestina dan Ukraina.

“Hari HAM ini juga harus menjadi refleksi bagi masyarakat global bahwa pelanggaran HAM masih terus terjadi di berbagai belahan dunia. Kita menyaksikan kejahatan kemanusiaan yang merampas hak-hak individu terus digencarkan,“ terangnya.

Puan juga menyebutkan bahwa pembentukan Kementerian Hak Asasi Manusia oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi langkah signifikan dalam penegakan HAM di Indonesia.

“Kita berharap hadirnya Kementerian HAM dapat meningkatkan perbaikan mekanisme pengaduan HAM, perlindungan terhadap kelompok rentan, dan peningkatan akses terhadap layanan dasar bagi masyarakat marginal. Kami di DPR pun memfasilitasi dengan pembentukan Komisi baru terkait bidang HAM ini,” paparnya.

Ia berharap peringatan Hari HAM Sedunia 2024 dapat menjadi pengingat akan pentingnya persatuan dan kesetaraan dalam masyarakat.

“Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat komitmen kita dalam menciptakan dunia yang lebih adil, sejahtera, dan bermartabat bagi semua. Bersama, kita bisa memastikan bahwa setiap orang dapat hidup dengan hak-haknya yang terpenuhi dan dihormati,” kata Puan.

x|close