Ntvnews.id, Jakarta - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor Situbondo, Jawa Timur, pada Rabu menangani insiden kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga mobil pribadi di jalur pantura, rute utama penghubung Pulau Jawa dan Bali.
Dalam kejadian tersebut, terdapat 12 penumpang dari ketiga kendaraan yang terlibat. Salah satu di antaranya mengalami luka ringan setelah mobil yang ditumpanginya masuk ke dalam parit dengan kedalaman sekitar 120 cm.
Kasat Lantas Polres Situbondo, AKP Andy Bahtera Indra Jaya, mengonfirmasi bahwa kecelakaan tersebut melibatkan tiga jenis kendaraan roda empat, yakni Pajero, CRV, dan Kijang Kotak. Peristiwa ini terjadi di ruas jalan yang melintasi kawasan Taman Nasional Baluran, Kecamatan Banyuputih.
"Satu korban luka ringan penumpang kendaraan nopol P 1036 YL atas nama Ali Subhan (45) warga Desa/Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi," katanya, dilansir Antara.
Berdasarkan keterangan AKP Andy, insiden ini bermula ketika mobil Pajero dengan nomor polisi DK 1684 AAN yang dikemudikan oleh Edy Suyanto, warga Kota Batam, bergerak searah dengan mobil CRV bernomor polisi B 1217 BH yang dikemudikan Sukono, serta minibus Kijang Kotak dengan nomor polisi P 1036 YL. Ketiga kendaraan tersebut melaju dari arah Situbondo menuju Banyuwangi.
Sesampainya di lokasi kejadian, mobil Pajero berusaha mendahului dua kendaraan di depannya. Namun, saat manuver tersebut dilakukan, ban mobil Pajero tiba-tiba pecah, menyebabkan kendaraan kehilangan kendali. Mobil tersebut kemudian menghantam CRV, lalu kembali oleng dan menabrak Kijang Kotak.
"Tiga kendaraan tersebut masuk ke parit di tepi jalan raya hutan Baluran, dan ke dalam parit sekitar 120 cm. Semua penumpang tiga kendaraan selamat tidak ada korban jiwa, satu korban luka ringan," jelas AKP Andy.
Menanggapi kejadian ini, Kasat Lantas AKP Andy Bahtera mengimbau para pengendara untuk selalu berhati-hati serta melakukan pemeriksaan berkala terhadap kondisi kendaraan demi menjaga keselamatan di jalan raya.