A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Infografik: Jembatan Darurat untuk Jaga Akses Wilayah Terdampak Banjir - Ntvnews.id

Infografik: Jembatan Darurat untuk Jaga Akses Wilayah Terdampak Banjir

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Jan 2026, 16:00
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pemerintah membangun jembatan darurat tipe bailey di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat untuk memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi bantuan bagi para korban terdampak banjir dan longsor. Pemerintah membangun jembatan darurat tipe bailey di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat untuk memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi bantuan bagi para korban terdampak banjir dan longsor. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah membangun jembatan darurat tipe bailey di sejumlah wilayah terdampak banjir dan longsor di Pulau Sumatera guna menjaga konektivitas dan memperlancar distribusi bantuan kepada masyarakat. Pembangunan jembatan darurat ini dilakukan di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebagai respons cepat atas kerusakan infrastruktur akibat bencana hidrometeorologi.

Jembatan bailey merupakan jembatan sementara atau semi permanen yang terbuat dari panel logam atau baja pracetak dan dirakit langsung di lokasi. Keunggulan jembatan ini terletak pada proses pemasangan yang relatif cepat, fleksibel untuk berbagai kondisi medan, serta tidak memerlukan alat berat, sehingga sangat sesuai digunakan dalam situasi darurat. Selain itu, konstruksinya cukup kokoh untuk menahan beban kendaraan dan mendukung aktivitas mobilitas warga.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 6 Januari 2026, progres pembangunan jembatan darurat di Aceh mencakup enam jembatan yang telah dibangun, tiga jembatan dalam tahap pembangunan, serta lima jembatan yang segera dibangun.

Baca Juga: KSAD Pastikan Jalan Takengon–Bireuen Pulih Berkat Jembatan Bailey

Sementara itu, di Sumatera Utara tercatat dua jembatan telah selesai dibangun. Di Sumatera Barat, empat jembatan telah dibangun, tiga jembatan masih dalam proses pembangunan, dan empat jembatan lainnya direncanakan segera dibangun.

Data Kementerian Pekerjaan Umum per 7 Januari 2026 mencatat total 776 jembatan terdampak banjir di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dari jumlah tersebut, sebanyak 33 merupakan jembatan nasional dan 743 lainnya adalah jembatan daerah.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggono, menegaskan bahwa dalam kondisi bencana, prioritas utama pemerintah adalah memastikan akses tetap terbuka. Hal ini penting agar mobilitas warga, penyaluran bantuan kemanusiaan, serta distribusi logistik dapat terus berjalan tanpa hambatan sembari menunggu perbaikan jembatan permanen yang rusak.

Pembangunan jembatan darurat ini diharapkan mampu memulihkan aktivitas masyarakat secara bertahap sekaligus meminimalkan dampak lanjutan akibat terputusnya akses transportasi di daerah terdampak bencana.

Baca Juga: 11 Unit Rampung, 50 Jembatan Gantung Segera Diselesaikan Awal 2026

Berikut Infografiknya: 

Pemerintah membangun jembatan darurat tipe bailey di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat untuk memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi bantuan bagi para korban terdampak banjir dan longsor. <b>(Antara)</b> Pemerintah membangun jembatan darurat tipe bailey di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat untuk memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi bantuan bagi para korban terdampak banjir dan longsor. (Antara)

x|close